BRANJANGAN

Umum

Burung branjangan merupakan salah satu burung kicauan yang pandai menirukan suara burung lain, meskipun sesungguhnya suara alasan (lagu aseli burung itu di alam) hanya terdiri dari tiga potongan lagu utama, yakni “tit” “cek” atau “cik” dan “tir”. Keistimewaan branjangan yang tidak dimiliki burung lain adalah kemampuannya berkicau sembari hovering (terbang di tempat). Di alam bebas, burung ini suka terbang secara memanjat (terus membumbung ke atas) sembari berkicau sampai tidak terlihat, dan tiba-tiba sudah meluncur sampai di tanah.

+Habitat

Branjangan memiliki kerabat begitu banyak. Termasuk Alaudidae dengan 75 jenis dalam kerabatnya. Burung ini termasuk burung tanah, yang dalam istilah asingnya ’bushlark’ yang artinya burung semak kecil yang periang. Makanan utamanya biji-bijian, padi, serangga, dan pucuk tanaman muda. Jika sudah musim berkembang biak tiba, pada bulan Maret hingga September, dan masa puncak dari mulai Maret sampai Agustus, branjangan cepat sekali melakukan perkawinan dan bertelur hampir tiap bulan.

Di habitatnya branjangan menyukai tempat-tempat yang kering di kawasan tanah gersang atau setengah kering, rumput, stepa, kawasan berbatu karang dan gunung pasir. Biasanya di Jawa jika musim tebang tebu dan musim petik kedelai, branjangan selalu muncul dan membuat sarang di tempat-tempat kering dan bebatuan. Kicauannya yang nyaring dan kadang dengan gayanya yang ngelepr menjadi hiburan tersendiri bagi petani tebu.

Burung branjangan menyukai tempat-tempat yang kering di kawasan tanah gersang atau setengah kering, rumput, stepa, kawasan berbatu karang dan gunung pasir. Burung petengger (passerin) di atas batu ini, berasal dari benua Asia dan Afrika. Di Indonesia branjangan mudah berkembang di daerah Jawa, Irian Jaya, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara dan Bali. Salah satu jenis branjangan yang biasa dikenal di kalangan mania burung di Indonesia adalah Mirafra Javanica.

 

+Ciri berdasar daerah asal

Saat ini Branjangan yang kita temui di pasaran sedikit sekali yang berasal dari tanah Jawa, yang terkenal dengan burung branjangannya yang baik. Namun saat ini branjangan yang ada di pasar banyak berasal dari daerah Nusa Tenggara maupun Sumatra.

Di kalangan penghobi burung Indonesia, branjangan yang populer adalah yang berasal dari Pulau Jawa, khususnya khususnya Jawa Tengah (Petanahan dan Kali Ori) dan Jogja (daerah Wates). Burung dari kawasan ini memiliki ciri-ciri yang disukai penggemar branjangan. Antara lain adalah mental yang baik, body yang besar dan volume suara yang keras dan variasi suara yang beragam, serta corak batik atau warna yang menarik, kemerahan atau kekuningan.

Di Pulau Jawa, branjangan dibagi dalam beberapa daerah penyebaran, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Untuk wilayah Jawa Barat maka yang menjadi maskot bagi penggila Branjangan adalah yang berasal dari daerah Sapan. Burung dari daerah Sapan terkenal dengan suaranya yang nyaring melengking dan kristal, jambul juga menjadi ciri khas burung ini. (jambul patent).

Branjangan dari daerah Sapan jika dilihat dari fisiknya tidak terlalu besar hanya seukuran 12-13 cm. berbeda jika dibandingkan dengan branjangan dari daerah Jawa Tengah yang dapat mencapai ukuran tubuh 12-14 cm. Pola batik burung dari daerah Sapan cenderung berpola lebih gelap dengan corak batik yang berwarna hitam hampir serupa dengan branjangan yang berasal dari daerah NTB dan Sumbawa.

Sementara itu branjangan dari Sri Kayangan, Kulonprogo (Wates) berdaya tarik tinggi karena ciri fisik yang lebih besar dan memiliki warna dan pola batik yang lebih menarik. Sedangkan branjangan dari Nusa Tenggara mempunyai corak warna bulu yang lebih pekat. Ukuran tubuhnya juga tidak sebesar jenis branjangan dari daerah lain, seukuran 10-12 cm.

 

+Ciri jantan dan betina

Ciri-ciri jantan bisa dilihat dari warna tubuhnya coklat agak tajam dan bulunya tebal. Begitu pula warna paruhnya hitam mengkilat. Jika bertemu burung sejenis muncul jambul dikepalanya agak panjang dan lebih gagah.

Branjangan betina warna bulunya agak kusam. Betina juga memiliki jambul, sehingga jangan terkecoh. Bedanya, jambul betina lebih pendek. Volume suaranya sama-sama keras, namun suara betina terputus-putus dan kurang variasinya.

Untuk membedakan jenis kelamin branjangan, bisa juga dilihat dari paruhnya. Pada branjangan jantan, paruh bagian bawah terlihat putih atau terang sementara yang betina terlihat gelap atau hitam atau kecoklatan.
.

 

+Memilih branjangan

Tidak ada patokan khusus dalam memilih branjangan. Namun seorang penghobi dan juga pedagang burung, Mulyanto di Pasar Ngasem Yogyakarta, mengatakan ciri-ciri branjangan yang baik antara lain bentuk fisiknya atletis, ekor dan badan panjang, mata tajam (menunjukkan petarung), bulu lembut seperti sutra sedangkan paruhnya bagai burung gelatik tapi agak bengkok sedikit ke bawah.

 

+Cara perawatan

-Tempat: Branjangan bisa dipelihara dengan sangkar bulat diamter 25-30 cm dengan panjang atau tinggi antara 60 cm sampai 100 cm. Sementara tenggeran atau pangkringan bisa dibuat dari batu apung dan bagian dasar sangkar diberi bubukan batu bata atau tanah kering yang diayak.

Usahakan pembuatan bubukan dari batu bata yang lunak. Hancurkan, kemudian disaring. Kalau tidak disaring apalagi batu batanya keras, bisa merusak bulu/tubuh burung. Bisa jugta menggunakan debu (tanah yang bersih yang dikeringkan dan dihancurkan halus/disaring).

- Pakan: Sama dengan burung lain pada umumnya, branjangan memerlukan menu pakan yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari vitamin B) dan Ca-D

Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.

Yang termasuk mineral yang diperlukan burung branjangan adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.

 

- Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung branjangan:

  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan dengan cara disemprot dengan sprayer asal terlihat basah. Sebelum disempot, bersihkan kotoran yang tercampur dengan bubukan batu bata. Kemudian ganti atau tambahkan pakan branjangan berupa biji-bijian seperti milet, canary seed, jewawut, dan gabah.
  • Bersihkan wadah air minum dan berikan air matang yang sudah dingin sebagai air minum.
  • Berikan jangkrik kecil sebanyak 2-3 ekor pada cepuk EF. Setiap tiga hari sekali, bisa ditambahkan kroto sebanyak satu sendok teh sebagai EF.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 2-3 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut selama 10 menit, lalu gantang di tempat teduh atau di dalam rumah.
  • Siang hari sampai sore (jam 12.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master.
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras.
  • Berikan jangkrik kecil 2 ekor pada cepuk EF.
  • Jam 18.00 burung dimasukkan ke rumah. Burung tidak perlu dikerodong jika Anda ingin mendengarkan suaranya karena burung branjangan juga suka berkicau di malam hari.

PENTING:

Bubukan batu bata diganti minimal sepekan sekali. Meski tidak perlu dikerodong setiap malam, branjangan tetap perlu dilatih kerodong agar tidak kelabakan ketika suatu saat kita perlu mengerodongnya, misalnya ketika akan dibawa ke luar rumah atau ke arena lomba.

 

Penanganan branjangan kondisi drop

  • Tingkatkan porsi pemberian jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore.
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung branjangan lain
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
  • Berikan vitamin tambahan

 

+PENANGANAN BRANJANGAN UNTUK LOMBA

Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.

Berikut ini pola perawatan dan stelan lomba untuk burung branjangan:

  • H-3 sebelum lomba, jangkrik bisa dinaikkan menjadi 4 ekor pagi dan 2 ekor sore.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 60 menit saja.

Perawatan dan setelan burung branjangan pasca lomba

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.

Berikut ini pola perawatan dan stelan pasca lomba untuk burung branjangan:

  • Porsi EF dikembalikan ke stelan harian.
  • Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah lomba.
  • Sampai H+3 setelah lomba, penjemuran maksimal 60 menit saja.

 

+Perawatan dan setelan branjangan mabung

Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.

Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).

Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.

Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.

Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).

Penggangu tersebut antara lain:

* Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.

* Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).

* Kimiawi –  penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.

* Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.

Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?

Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.

Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.

Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.

Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.

Cara Smart menggunakan BirdVit

Dalam kaitan dengan persoalan mabung inilah disarankan kepada penghobi burung untuk memberikan burung asupan tambahan, misalnya BirdMolting atau juga BirdVit untuk burung yang sedang mabung. Cara ini lebih smart” sebab BirdVit adalah multivitamin dan multimineral yang sangat diperlukan burung selama masa mabung.

BirdVit mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diperlukan burung, seperti:

  • Vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3.
  • Zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate.
  • Mineral utama seperti potasium chlorida, sodium chlorida, magnesium sulfate, mangan sulfate, iron sulfate, zinc sulfate, copper sulfate dan cobalt sulfate.

Dengan demikian, selama kita menggunakan BirdVit untuk menangani burung mabung, maka kita cukup memberikan porsi pakan seperti sediakala tanpa khawatir burung kekurangan “energi masa mabung”. Sebab, memang benar energi yang diperlukan burung ketika mabung bukanlah energi yang hanya akan mengumpul menjadi lemak tetapi energi untuk pertumbuhan bulu seperti asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin.

Branjangan bermasalah

Untuk burung-burung yang sangat bermasalah misalnya bulu mudah patah atau burung sakit-sakitan seusai masa mabung, biasanya dikarenakan asupan mineralnya yang kurang. Selain digunakan BirdVit, Anda bisa menyertakan pula BirdMineral.

Apa beda BirdMineral dan BirdVit?

Untuk diketahui, ada mineral dan vitamin tertentu yang tidak efektif jika digunakan bersamaan. Akan saling melemahkan. Karena keduanya sama-sama dibutuhkan burung dalam jumlah yang proporsional, maka mineral dan vitamin tertentu hanya bisa dicampur dengan komposisi dan volume tertentu.

Seperti diketahui di dalam BirdVit ada sejumlah mineral yang sangat diperlukan burung. Namun kandungan mineral di dalam BirdVit tidak sebesar di dalam BirdMineral karena selain sebagai penjaga vitalitas burung,  BirdMineral juga bersifat mengcover atau mengobati.

Pola Perawatan masa mabung:

  • Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  • Tidak perlu dimandikan.
  • Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru.
  • Berikan BirdVit yang diberikan tiap hari atau mencampurkan BirdMineral ke dalam bubukan bata di dalam sangkar branjangan.

Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.

 

Perawatan branjangan macet bunyi

Jika branjangan mengalami macet bunyi pasca mabung Anda bisa melakukan treatment sebagai berikut

  • Beri pakan undur-undur. Caranya, cari binatang kecil (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) yang suka berumah di tanah berdebu itu. Ambil 10-15 ekor. Ganti bubukan bata/tanah di sangkar branjangan Anda dan ganti dengan debu tempat asal undur-undur berada; atau ganti dengan bubukan bata yang baru. Sebab saja undur-undur hidup di sana, nanti dia akan bersarang di bubukan bata/debu itu. Branjangan akan mengejar sendiri undur-undur. Selain disebari undur-undur, jangan lupa sebari kroto, sehari sekitar 1 sendok teh.
  • Poin nomer 1 bisa dibarengi (tidak mutlak) dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang sedang gacor, agar mudah terpancing dan kembali gacor.
  • Untuk bubukan bata, jangan lupa agar burung tercukupi mineralnya, gunakan bubukan bata yang dicampur dengan mineral burung.

+PENANGKARAN BRANJANGAN:

Branjangan memiliki populasi yang mudah sekali berkembang di habitatnya. tetapi untuk menangkarnya gampang-gampang sulit. Sebab, seperti ditulis dalam Majalah Kucica Edisi Januari 2000, branjangan gampang stress dan tidak mau berkembang biak jika kandanganya atau tempat sarangnya dijamah manusia. Apalagi jika saat mengerami telur, jangan sekali-kali orang asing memasuki kandangnya, bisa-bisa induk branjangan memecahkan telurnya.

Tidak seperti burung kicauan lainnya, burung berwarna coklat kekuning-kuningan ini dalam proses penjodohannya tidak harus terlebih dahulu lewat pengenalan dari pejantan dan betina. Branjangan yang sudah dewasa atau berumur minimal setahun, sudah bisa langsung dipertemukan jika sama-sama birahi.

Tidak ada perbedaan ciri-ciri birahinya. Jantan dan betina sama-sama ’ngleper’ jika sedang birahi. Dan jika telah sama-sama birahi, jika dilepas di kandang, si jantan dan betina tidak akan berkelahi. Setelah dilepas dalam satu kandang, si jantan akan bereaksi terlebih dahulu dengan menunjukan kegagahannya yang ditandai sayap ngleper dan dikepalanya muncul jambul.
Branjangan betina di kepalanya juga terdapat jambul, namun sedikit. Tetapi volume suaranya sama-sama keras. Hanya saja, suara betina agak terputus-putus dan variasinya kurang. Kebiasaannya yang sering ngleper ketika birahi lebih sering lagi. Sedangkan betina jika belum muncul sifat-sifat birahinya sedikit ketakutan. Jika sudah demikian, jantannya makin birahi dan mengejar betina.Terkadang saat betina terbang naik turun selalu dilkuti sang jantan.

Penjodohan

Proses perjodohan branjangan biasanya terjadi siang hari. Branjangan jantan suka sekali ngleper di atas batu, sedang betina di bawahnya. Tanda-tanda penjodohan yang paling nampak adalah ketika branjangan jantan sering membawa alang-alang kering untuk membuat sarang. Keistimewaan branjangan ketika membuat sarang tidak selalu memilih tempat yang disediakan oleh perawatnya. Masa penjodohan hingga bertelur tidak pasti.

Waktu yang diperlukan dari masa penjodohan hingga bertelur bervariasi dari 3 – 15 hari, bergantung pada situasi lingkungan di sekitar penangkaran dan asupan gizi pakan.

Kandang penangkaran

Menangkar branjangan tidak dibutuhkan perlengkapan dan sarana yang ’njelimet’. Hanya saja lokasi yang sunyi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengembangbiakan buatan manusia. Kandang untuk tempat penangkaran, sebagaimana lazimnya untuk dinding terbuat adri jeruji kawat yang agak rapat (kecil). Ini agar hewan-hewan pengganggu seperti cecak dan tikus tidak leluasa masuk. Sedangkan untuk atapnya bisa juga jeruji kawat atau dari seng. Karena branjangan tahan terhadap suhu udara panas, sebaiknya atapnya setengah terbuka sehingga sinar matahari bisa menembus ke dalam kandang.
Di dalam kandang dibuatkan kolam berdiameter sekitar 1 meter. Untuk memudahkan pengisian air, diperlukan selang yang terhubung dengan mesin pompa air. Sediakan pula rumput serta pepohonan (tidak perlu terlalu rindang) agar tercipta suasana seperti di alam aslinya.

Bahan-bahan untuk sarang paling baik adalah alang-alang kering atau jerami. Biarkan jerami bertebaran di tanah, karena jika sudah berjodoh, proses pembuatan sarang akan diatur sendiri oleh branjangan tersebut.
Branjangan tergolong burung yang suka bertengger di batu. Karena itu perlu disiapkan batu atau tatanan yang bahannya dari semen. Kebiasaan lainnya, branjangan suka sekali bermain dengan debu atau pasir, sehingga perlu ditebar debu atau tanah atau pasir di sekitar kolam.

Selain itu untuk tempat bersarang sediakan kotak dari tanah, yang tingginya sekitar setengah meter. Tetapi terkadang branjangan tidak suka membuat sarang di kotak buatan, burung ini lebih suka membuat sarang di sembarang tempat asalkan terlindung dari gangguan hewan atau manusia. Misalnya, di pojok bawah, di dekat batu, dan lain-lain.

Pemberian pakan

Untuk tempat pemberian makanan, sebaiknya dekat batu-batuan atau mudah dijangkau oleh perawatnya jika akan memberi makanan. Tujuannya agar branjangan yang sedang dalam masa penjodohan atau saat mengerami telur tidak panik. Meskipun branjangan bisa dijinakkan, tetapi kalau perawatnya terlalu kasar atau kurang hati-hati saat memasuki kandang, bisa saja branjangan tersebut mengalami stress.

Makanan yang disiapkan adalah tanaman padi, biji-bijian milet, walang atau jangkrik dan kroto. Padi sebaiknya ditebar begitu saja sehingga branjangan bisa ’ngasin’.  Jika semua sarana itu tersedia, pasangan branjangan yang sudah birahi siap dilepas di kandang buatan berukuran sekitar 3 x 3 meter dengan tinggi 2,25 meter.

Pengontrolan

Menangkar branjangan harus selalu dikontrol dan dibutuhkan ketelatenan perawatnya. Karena jika ada hewan pengganggu yang masuk, misalnya cecak, tikus, semut, atau ular; akibatnya bisa berbahaya.

Jika branjangan sedang mengerami telur, perawat harus sudah memperkirakan kapan kemungkinan akan menetas. Biasanya telur yang dierami menetas antara 10-11 hari. Pada saat menetas, harus cepat-cepat diamankan dari gangguan hewan lain. Yakni selalu dikontrol dan kandang dibersihkan dari hewan-hewan kecil. Sebab jika tidak cepat, akan didahului dan dimakan semut.

Branjangan bertelur antara 3 hingga 4 butir. Tetapi terkadang ada yang tidak jadi atau pecah. Saat menetas atau ketika indukannya meloloh piyik, porsi makanan harus diperbanyak. Karena piyikan butuh energi yang banyak agar dapat bertahan hidup. Jika piyik sudah berumur beberapa hari, perawat bisa lebih sering keluar masuk kandang untuk mengontrol perkembangan piyik. Selama proses tersebut, branjangan jantan terlihat lebih aktif mencari makanan, sedangkan betina lebih banyak menunggu di sarang.

+KENDALA UTAMA PENANGKARAN

Penjodohan

Dalam penjodohan burung untuk penangkaran, kesulitan utama adalah menyamakan masa birahi burung. Sebab, apabila burung tidak sama masa birahinya, maka penjodohan sulit dilakukan. Untuk itu, Anda perlu memberikan asupan pakan yang bisa memunculkan birahi burung, baik untuk jantan ataupun betina.

Dalam kaitan ini, disarankan Anda menggunakan multivitamin dan multi mineral yang dilengkapi dengan suplemen lengkap dan seimbang disertai bahan aktif yang bermanfaat untuk kebutuhan utama asupan makan burung indukan. Anda bisa misalnya menggunakan BirdMature.

Fungsi utama BirdMature/BMR adalah meningkatkan fertilitas dan menormalkan fungsi reproduksi burung. BMR sangat direkomendasikan untuk digunakan oleh para penangkar sehingga mencapai produksi burung yang optimal.

Macet produksi

Banyak sekali kasus burung macet produksi. Meskipun indukan jantan dan betina terlihat sehat, namun ternyata keduanya tidak juga melakukan perkawinan. Atau kalau melakukan perkawinan tidak terjadi pembuahan. Tanda tidak ada pembuahan adalah telur yang kosong sampai masa pengeraman berakhir.

Sebenarnya, macet produksi dalam kasus di atas adalah karena datangnya masa birahi burung pasca telur menetas tidak berbarengan. Dengan demikian, dalam kasus ini juga disarankan menggunakan BirdMature / BMR sehingga muncul birahi jantan dan betina pada saat yang bersamaan.

Fungsi utama BirdMature/ BMR memang meningkatkan fertilitas dan menormalkan fungsi reproduksi burung. Namun dia memiliki fungsi lain, yakni meningkatkan daya tahan tubuh piyikan (burung-burung muda), menormalkan sistem kekebalan tubuh piyikan serta menyempurnakan pertumbuhan bulu burung.

Banyak burung piyikan mati disebabkan dia kekurangan asupan yang seharusnya tersimpan secara normal ketika dia masih dalam bentuk telur. Dengan pemberian BirdMature, risiko kematian anakan piyikan burung bisa ditekan.

PEMISAHAN PIYIK

Pemisahan bisa dilakukan jika piyik sudah berusia antara 8-15 hari. Namun apabila kondisinya masih perlu diloloh induknya, sebaiknya jangan dulu dipisah. Terlalu cepat memisahkan piyik dari induknya ada segi positif dan negatifnya. Namun sebenarnya tidak terlalu masalah jika perawat selalu memperhatikan perkembangan piyik. Sisi positifnya piyik lebih mudah dikontrol perawatnya khususnya dari gangguan hewan lain atau bahkan induknya sendiri. Selain itu, jika dipisahkan lebih dini piyik akan jinak pada perawatnya.

Dampak negatifnya jika terlambat memisahkan, piyik sulit dijinakkan dan bersifat liar karena sudah dewasa ketika berada di kandang. Selain itu resiko gangguan binatang lain lebih besar. Tetapi seandainya diloloh sendiri, apabila si perawat terlalu kasar atau tidak memahami keinginan piyik, bisa berakibat kematian.

Untuk meloloh piyik makanan harus dilembutkan terlebih dahulu. Begitu pula pemberian jangkrik atau walang dipilih yang masih clondo dan harus dipotong-potong. Piyek yang sudah berumur di atas 20 hari, resiko kematiannya sangat kecil asalkan tidak terlambat memberi makanan. Jika belum tumbuh bulu sayap, saat tidur harus diberi alas kain untuk penghangat.

 

 

+PROBLEM UTAMA BRANJANGAN

1. Mabung tidak segera tuntas
2. Sehabis mabung tidak segera bunyi
3. Bulu mudah rontok

1. Mabung tidak segera tuntas: Branjangan yang proses mabungnya terlalu lama disebabkan oleh lambatnya pertumbuhan bulu baru.

Berbeda dengan kenari misalnya, branjangan tidak suka “ngemil”. Artinya, proses mabung menjadi lamban karena tidak cukup energi untuk mendorong pertumbuhan bulu secara cepat. Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein).

Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Untuk menyediakan jenis protein yang diperlukan branjangan, bisa kita sediakan BirdVit dan/atau BirdMolt. Kedua multivitamin ini tidak hanya membuat burung fit, tetapi juga mendapatkan asam amino yang cukup untuk pertumbuhan bulu.

2. Sehabis manbung tidak cepat bunyi disebabkan masa rekondisi burung terlalu lama. Untuk mempercepat rekondisi ini pula bisa diberikan BirdVit untuk rawatan harian selama dan sehabis mabung.

Alternatif lain, Anda bisa menyediakan undur-undur sebagai extrta fooding (EF) branjangan. Cari saja binatang kecil itu (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) sebanyak 10-15 ekor. Tebar ke ke dalam bubukan bata dan akan menjadi santapan branjangan. Langkah ini bisa dibarengi dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang gacor, agar mudah terpancing dan kembali bunyi.

3. Bulu mudah rontok terutama disebabkan oleh serangan parasit (kutu dan cacing) dan kekurangan mineral.

Pastikan kita menyemprot burung sebulan sekali dengan FreshAves.

Untuk mencegah kekurangan mineral, jangan lupa selalu gunakan bubukan bata yang dicampur BirdMineral sebagai dasar sangkar.

 

Merawat branjangan dan membuat bubukan bata

Selamat malam Om..saya ada pertanyaan lagi ttg branjangan.karna saya baru pertama kali ini pelihara burung branjangan(kira2 baru 2 minggu),minta tolong ya Om tips komplitnya ttg perawatan burung yg satu ini.saya punya 2 ekor.yg satu beli di pasar burung.msh liar Om.nabrak2 sangkar(tapi skrg dah ngga tlalu parah).yg satu lagi dibawain sama teman dari banjarnegara.katanya sih sudah bunyi.tapi sampai skrg saya belum dengar suaranya. apa karena waktu dibawa,burung ditaruh di dlm besek selama 18 jam,jadinya burung stress?tolong bantuannya Om.soalnya saya dah ketularan stress juga nih.trima kasih banyak sblm n sesudahnya.

Jawab
Perawatan standar untuk burung baru, ya dijinakkan dulu.
Untuk yang burung dari Banjarnegara, rawat saja spt biasa karena burung itu masih stress/takut lingkungan baru. Perawatan:
1. Selalu ganti bubukan bata di dasar sangkar dengan yang baru setelah sekitar 7-15 hari. Jangan sampai kebanyakan kotoran. Usahakan untuk batu batanya, cari yang lunak. Hancurkan, saring (kalau tidak disaring apalagi batu batanya keras, bisa merusak bulu/tubuh burung). Bisa jugta menggunakan debu (tanah yang bersih yang dikeringkan dan dihancurkan halus/disaring).
2. Semprot dg sprayer (semprot embun) di pagi hari tetapi tidak perlu jadi basah kuyup.
3. Tebar kroto sejumput di dasar sangkar.
4. Kompliti pakan (biji2an, bisa diberi pakan kenari yang terdiri dari berbagai macam biji2an itu) dan air.
5. Jemur sampai sekitar pukul 11.
6. Sore hari, beri dua ekor jangkrik kecil.
7. Letakkan di tempat terang di malam hari.
Okey?
Duto

Om, utk branjangan perlu dikrodong ga’? kalau malam hari di gantung dekat lampu yg terang gpp om?utk bubukan batanya sebaiknya ditebar di dasar kandang atau dikasih wadah khusus?(supaya gampang nggantinya).gpp kan Om sya kasih ulat hongkong stiap hari 4-4?selain biji2an utk kenari pakannya saya beri juga pur ayam.trims.

Jawab
Dikerodong nanti kalau sudah jinak/mapan. Jangan terlalu dekat lampu karena bisa menyebabkan silau untuk burungnya (dipercaya bisa menyebabkan katarak).

Bubukan bata ditebar (tebal sekitar 2 cm merata) di dasar kandang.

Jangan terbiasa diberi ulat hongkong. Ganti saja dg jangkrik kecil 2/2 pagi siang/sore. Nggak perlu diberi voer, bikin gemuk. Kroto saja rutin meski hanya setengah sendok teh sehari di pagi/siang hari.

Branjangan, jantan atau betina?

7 April 2009

Saya ada pertanyaan lagi nih. kemarin saya baru beli branjangan bahan. masih giras banget (nabrak2 sangkar). gimana caranya supaya cepat jinak dan mau bernyanyi.ada trik khusus ga?lihat jantan/betinanya darimana ya om? trimakasih banyak.

Jawab:

Kalau untuk mau nyanyinya, ya nanti setelah nggak takut sama orang/sudah relatif jinak/mapan.
Untuk menandai jantan apa betina, kalau guyonan maka jawabnya adalah yang betina bisa nelor, yang jantan enggak… wakakakaka…
Untuk branjangan, mudahnya begini saja: lihat warna bulu di bagian bawah paruh dan paruh bagian bawah. Kalau putih/cerah jantan. Kalau gelap betina.
Okey, Om?
Salam,

 

Agar branjangan tetap bunyi

6 April 2009

Banyak penghobi branjangan (BR) stress berat ketika BRnya mabung karena biasanya sulit untuk ngangkat suara lagi.
Kalau Anda ketemu stress seperti ini, moga-moga dengan tips ini stressnya nggak kelamaan:
1. Beri pakan undur-undur (apa nama Indonesianya saya tidak tahu). Caranya, cari saja binatang kecil (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) yang suka berumah di tanah berdebu itu. Ambil 10-15 ekor. Ganti bubukan bata/tanah di sangkar BR Anda dan ganti dengan debu tempat asal undur-undur berada; atau ganti dengan bubukan bata yang baru. Sebab saja undur-undur hidup di sana, nanti dia akan bersarang di bubukan bata/debu itu. Nanti BR yang akan nguber-uber sendiri undur-undur. Selain disebari undur-undur, jangan lupa sebari kroto, sehari sekitar 1 sendok teh.
2. Poin nomer 1 bisa dibarengi (tidak mutlak) dengan mempertemukan BR macet dengan BR yang sedang gacor, agar mudah terpancing dan kembali gacor.

3. Untuk bubukan bata, jangan lupa agar burung tercukupi mineralnya, gunakan bubukan bata yang dicampur BirdMineral

Semoga bermanfaat.

 

Agar branjangan cepat bunyi setelah mabung

29 Desember 2008

Banyak penghobi branjangan (BR) stress berat ketika BRnya mabung karena biasanya sulit untuk ngangkat suara lagi.
Kalau Anda ketemu stress seperti ini, moga-moga dengan tips ini stressnya nggak kelamaan:
1. Beri pakan undur-undur (apa nama Indonesianya saya tidak tahu). Caranya, cari saja binatang kecil (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) yang suka berumah di tanah berdebu itu. Ambil 10-15 ekor. Ganti bubukan bata/tanah di sangkar BR Anda dan ganti dengan debu tempat asal undur-undur berada; atau ganti dengan bubukan bata yang baru. Sebab saja undur-undur hidup di sana, nanti dia akan bersarang di bubukan bata/debu itu. Nanti BR yang akan nguber-uber sendiri undur-undur. Selain disebari undur-undur, jangan lupa sebari kroto, sehari sekitar 1 sendok teh.

2. Poin nomer 1 bisa dibarengi (tidak mutlak) dengan mempertemukan BR macet dengan BR yang sedang gacor, agar mudah terpancing dan kembali gacor.

Semoga bermanfaat.

 

Dipublikasi di Branjangan | Tinggalkan komentar

BERTERNAK KENARI GLOSTER

ditulis oleh: Donald Perez

diterjemahkan oleh: Kian Sing

Diharapkan artikel ini akan memberikan wawasan dan pengetahuan kepada pihak yang berternak dan berhubungan dengan semua kenari jenis jambul.

Saya rasa jika seseorang berternak kenari jenis Gloster atau kenari jenis lain yang mempunyai crested (jambul), mereka harus memiliki informasi yang betul dan benar secara ilmiah, dan bukannya hasil atau hasil observasi yang dibuat oleh orang yang mempunyai pecatatan ternak yang jelek, manajemen ternak yang jelek atau berternak dengan kurangnya informasi tentang genetika.

Dari pengalaman penulis, beliau pernah mendapatkan satu ekor Gloster Corona dari hasil penjodohan yang memakai sepasang kenari Gloster Consort (plainhead atau tanpa jambul) dari beberapa periode penjodohan. Lebih lanjut, saya pernah memutuskan bahwa selama ada darah Corona yang terkandung dalam burung, kita akan mendapatkan kenari Corona. Hal lain yang didapat dengan kenari Corona/Consort adalah ketika Anda menjodohkan 2 ekor Gloster Corona, Anda tidak akan selalu mendapatkan anakan Gloster Corona, selain itu penjodohan ini tidak akan menghasilkan anakan yang hidup semua dalam sebuah periode penetasan, dengan asumsi jumlah telur yang lengkap adalah 4 butir.

Pertama, kita bisa mengatakan bahwa tidak ada hal yang berpengaruh seperti ‘darah Corona’ dalam seluruh kenari Gloster. “Darah” (dalam arti sebenarnya) secara nyata tidak ada hubungannya dengan genetika. Apa yang ada dalam darah adalah apa yang terkandung dalam darah itu sendiri, tidak ada gen atau kromosom dalam darah. Darah adalah campuran dari sel dan plasma. Jantung memompa darah melalui arteri, kapiler dan pembuluh darah untuk menyediakan oksigen dan nutrien ke seluruh sel dalam tubuh. Darah juga akan membawa produk-produk yang akan dibuang dalam tubuh.

Darah mempunyai fungsi-fungsi utama, yakni mengirim ke seluruh tubuh:
• Oksigen dan karbondioksida
• Ion (seperti: Na+, Ca2+, HCO3−)
• Sampah (seperti: urea)
• Hormon
• Temperatur tubuh

Secara pribadi, saya percaya bahwa ada hal yang keliru dari bukti yang ditetapkan selanjutnya yang dilakukan selama bertahun-tahun untuk meyakinkan peternak burung bahwa genetika menyempurnakan seluruh kehidupan, termasuk genetika terkandung dalam darah.

Pengertian dasar dari genetika memerlukan pemahaman konsep dalam bidang produksi dan non-produksi dari Gloster Corona, seekor kenari yang diyakini sebagai ‘pembawa’ kenari Gloster sebagai salah satu jenis kenari. Sangat disayangkan, saya menyimpulkan bahwa informasi yang berhubugan dengan darah adalah tidak relevan dengan genetika.

Dalam buku pertama yang diterbitkan di Inggris tentang kenari Gloster pada tahun 1978 oleh John S. Cross, beliau menulis:

“Bentuk Crest pada Gloster Corona adalah satu daya tarik pada jenis kenari Gloster dibanding jenis lain pada kenari ini. Sedikit informasi pada format Crest pertama ditemukan dalam ternak kenari telah ditulis pada literatur sebelumnya tetapi hal pertama yang ditemukan dalam mutasi tersebut tercipta pada 1750 oleh peternak di benua Eropa.

Penyebab adanya Crest ini adalah cacat (malformation) pada tengkorak yang menyebabkan bulu pada tengkorak atas tumbuh berjajar seperti bundaran yang pada akhirnya malah dijadikan kesempurnaan pada Gloster Corona di jaman sekarang. Dengan usaha yang lama dan seleksi ternak oleh para peternak selama lebih dari lima puluh tahun, jenis ini akhirnya dinyatakan sebagai salah satu jenis kenari postur.

Faktor Crest telah diteliti dan dinyatakan sebagai faktor dominan dan Gloster Corona mampu menurunkan Crest-nya sebanyak 50% dari anakannya, bilamana seorang peternak menjodohkan Gloster Corona Jantan dengan Gloster Consort Betina atau Gloster Consort Jantan dengan Gloster Corona Betina. Karena hanya 50% dari anakannya mempunyai bentuk Crest, kita dapat mengerti bahwa walau Faktor Crest adalah dominan dibanding Faktor Consort, Corona mempunyai sifat heterozygous sehingga bila dua ekor Gloster Corona dijodohkan maka ada kemungkinan mendapatkan kenari Gloster Consort pada anakannya. Gambar di bawah adalah ilustrasi dapat dijadikan prediksi dalam berternak kenari Gloster Corona:

Keterangan dari gambar di atas adalah: Jika kita memberi simbol untuk Faktor Crest dengan huruf “C” dan Faktor Plainhead dengan huruf “c” maka kita dengan mudah, tapi benar, memberikan ilustrasi bagi peternak Gloster tingkat pemula tentang penjodohan yang benar untuk memproduksi Gloster Corona. Induk Jantan Gloster Corona memproduksi sekian jumlah ****** yang membawa “C” Faktor Crest dan ****** yang membawa “c” Faktor Plainhead. Induk Betina Gloster Corona memproduksi sekian jumlah sel telur yang membawa “C” dan sel telur yang membawa “c”. Dengan gambar di atas kita sekarang dapat mengetahui aturan dasar yang akan mewarisi Gloster Corona tanpa ada hubungan dengan jenis kelamin yang akan didapatkan. Gloster Consort adalah kenari yang mempunyai sifat homozygous untuk Faktor Plainhead dan merupakan galur murni sehingga pasangan dua ekor Gloster Consort hanya akan memproduksi anakan Gloster Consort. Hal ini diilustrasikan dengan huruf “cc”. Sehubungan dengan hal ini, peternak tingkat pemula harus mengingat bahwa hanya gen dominan Crest dengan huruf “C”. Ketika gen “C” dijodohkan dengan gen “c”, anakan yang mewarisi kombinasi ini pasti mempunyai Crest. Untuk lebih mudahnya coba ikuti ilustrasi di bawah ini, jika kita menjodohkan seekor Induk Jantan Gloster Corona dengan Induk Betina Gloster Consort, kita akan mendapatkan rumus Cc x cc. Keturunan dari pasangan ini adalah sebagai berikut:

****** yang membawa C dari Jantan Corona akan membuahi sel telur Betina Consort yang membawa c dimana betina ini membawa hanya Faktor Plainhead. Secara nyata, pasangan dari gen ini akan memproduksi anakan Corona; atau gen c dari Jantan Corona membuahi sel telur yang membawa c dan hal ini akan menjadi anakan Consort. Untuk itu, kita menyimpulkan 50/50 harapan Corona dan Consort.

Pada tahap ini, peneliti tingkat pemula mungkin mengambil kesimpulan bahwa dengan menjodohkan Corona dengan Corona akan menghasilkan kemungkinan yang lebih besar dalam mendapatkan anakan Corona karena menggunakan sepasang Gloster yang kesemuanya mempunyai gen “Cc”. Juga mungkin mengharapkan untuk mendapatkan seekor Gloster yang mempunyai kombinasi “CC” yang mana adalah seekor Gloster Corona murni yang mempunyai sifat homozygous yang akan menjadi burung yang sangat berguna di dalam kandang ternaknya.

Naasnya, hukum yang mengatur warisan genetika tidak mudah. Jika kita menjodohkan dua ekor Corona, kita mengharapkan untuk memproduksi 4 kombinasi di dalam keturunannya. Kita akan mengharapkan untuk mendapatkan: “CC”, “Cc”, “cC’ dan “cc”, dan sebetulnya kenari yang memiliki “CC” inilah yang kita cari. Ketika kita membawa dua gen dominan bersama, kita juga memproduksi faktor kematian (lethal factor). Anakan yang mewarisi ini terbukti tidak mungkin untuk hidup dan biasanya mati setelah menetas atau sesaat setelah itu, memberikan kita tingkat kematian 25% dalam penjodohan Gloster Corona dengan Gloster Corona, sehingga penjodohan Gloster Corona dengan Gloster Corona tidak memberi keuntungan sama sekali bagi peternak.

Ada buku lain yang menulis secara khusus tentang Gloster Canary di negara Inggris: “The Gloster Canary: Keeping, Breeding and Showing” oleh Joe A. Bracegirdle pada tahun 1989 dan “The Gloster Canary: A Guide to Keeping, Breeding and Exhibiting” oleh N. J. Barret dan C. Blackwell pada tahun 1990. Buku yang ditulis Joe A. Bracegirdle tidak dengan sungguh-sungguh menerangkan hal genetika Corona dan Consort, tetapi hal ini malah disebut dalam beberapa paragraf di dalam buku yang ditulis oleh Barret dan Blackwell.

Donald Perez mempunyai rencana menulis seluruh aspek genetika Gloster di buku karangannya yang akan segera diterbitkan. Tulisan aspek ini akan tertuang dalam beberapa lembar dan selain itu akan ditulis juga pedoman dan teori sebagai kunci sukses dalam buku “Nine Step to Success Breeding Canaries: Using Gloster as a Model”.

Saya harap artikel ini akan membantu pendatang baru di kancah kenari untuk dapat membedakan informasi yang benar dan salah yang terkadang ada pada kita. Semoga artikel ini akan menjadi nilai tambah bagi yang membaca dan tertarik untuk berternak, tidak hanya berternak kenari Gloster tetapi juga seluruh kenari yang mempunyai Crested.

sumber http://www.kicaumania.org

Dipublikasi di Kenari | Tinggalkan komentar

Burung Decu, Burung Petarung yang Kurang diSayang

(Foto: Kicaumania.Org)

Burung decu adalah salah satu jenis burung petarung (fighter) seperti halnya murai batu, kacer dan sulingan atau tledekan. Dengan tubuh sebesar burung gereja, burung decu jantan memiliki warna tubuh dominan dengan warna hitam dan ada warna putih di pantat dan bagian sayap. Decu betina hampir sama dengan jantan tetapi memiliki bulu yang lebih pudar warnanya.
Dari sisi suara, burung ini mampu membawakan berbagai jenis lagu tergantung isian yang diberikan kepadanya, tetapi dengan ciri utama lengkingan-lengkingan kristal.
Saat ketemua lawan kicau, dia akan berkicau sambil bergoyang buka sayap dan ekor seperti halnya burung kacer atau poci/sekoci.


Burung ini termasuk pemakan serangga dan mudah dipelihara bahkan ditangkarkan. Namun karena memang sudah sedikit populasinya, burung ini tidak sepopuler burung tledekan atau sulingan.
Ketika saya main ke Klaten sekitar pertengahan Februari 2010, melihat “sisa-sisa” penangkaran.decu di rumah teman, Om Widodo. Karena secara ekonomis burung ini relatif murah, penangkaran decu tersebut tidak terurus dan bahkan telantar sampai mati. Saat saya ke rumah Om Dodo, saya lihat ada dua betina decu yang sudah mati tidak terurus di atas bekas sarang. Burung-burung itu tinggal tulang belulang dan bulu… sungguh membuat hati miris. Sayang sekali.

Dipublikasi di Burung Mania | Tinggalkan komentar

SPANISH TIMBRADO CANARY

: Kian Sing

1. NYANYIAN FLOREADO

‘Floreado’ dalam bahasa Spanyol adalah sebagai panggilan sebuah variasi lagu Timbrado yang dinamakan ‘floreo’. Floreo dapat diterjemahkan sebagai ‘flourish’ dan dalam bahasa Spanyol dan Inggris kata ini diadaptasi dari bahasa Latin, yakni ‘flos’ (flower) yang dapat diartikan sebagai perhiasan musikal. Floreo adalah variasi lagu utama Timbrado, nilainya tertinggi sampai 54 poin dan dapat dibentuk dari huruf vokal atau konsonan apapun, jadi dapat dikatakan variasi ini tidak harus menyanyikan lagu tertentu atau dalam kata lain bebas. Hal ini sangatlah penting bagi Spanish Timbrado yang membedakan burung ini dari Belgian Waterslager dan German Hartz Roller yang harus menyanyikan variasi lagu tertentu, dan kebebasan untuk bernyanyi dengan variasi yang beraneka ragam ini tetap diterima sejauh lagunya dinyanyikan dengan baik dan dengan karakterisitik suara yang khas dari Timbrado, metal dan jernih.

Akhir-akhir ini kata baru, floreado, menjadi sangat popular di Spanyol. Pecinta burung ini mengatakan bahwa Timbrado adalah bertipe ‘discontinuous’ karena burung ini biasanya bernyanyi tidak hanya variasi ‘fluorish’ tetapi juga standar variasi ‘discontinuous’ yang lain, seperti: ‘cluck’, ‘bell’, ‘variasi conjoined’ dan ‘slow water’. Variasi ‘semi continuous’, yakni: ‘jingle bell’, ‘watery bell’ dan ‘semi bound water’ juga diperbolehkan tetapi tidak menjadi variasi yang utama dalam nyanyiannya. Pada kenyataannya, nyanyiannya hanya ‘timbre’ dan ‘roll’, yang dinamakan variasi ‘continuous’.

Ada beberapa alasan untuk membenarkan adanya variasi lagu yang dilarang. Tanpa memperdulikan selera setiap hobiis, lagu ‘discontinuous’ sudah terbawa dari kenari liar, jadi hal ini adalah alasan logis yang harus disadari. Namun yang lebih penting daripada karakter yang khas dari setiap jenis: seperti Waterslager dengan lagu seperti air dan German Hartz Roller dengan lagu roll, lagu ‘discontinuous’ adalah fitur terkuat dari Timbrado dan untuk mendapatkan irama yang lamban dengan kualitas tinggi, tidak ada jalan lain selain membuang variasi ‘timbre’ dan ‘roll’. Hal ini, kenyataannya, poin awal yang logis dari lagu ‘floreado’ yang sudah dipraktekkan berabad-abad telah membuktikan tidak hanya untuk menjadi benar tetapi juga mengarahkan burung dengan alasan yang tidak terduga: seperti lagu ‘continuous’ dihapus dan kita memfokuskan kerja kita di irama yang lamban, nyanyian burung akan bertambah kompleks, membuat ‘polysyllabic fluourishes’ atau kombinasi beberapa variasi (‘cluck+flourish’, ‘water+cluck, …) yang dinyanyikan dalam satu suku kata, dimana hal ini disebut Timbrado ‘conjoined variations’.

Terakhir ada sebuah fitur signifikan lain di lagu floreado yang membuat unik dan ini diajarkan kepada anakan jantan muda. Hampir di semua anakan yan dalam taraf pemasteran, mereka belajar lagu ayahnya atau burung jantan lainnya dan hasil pemasteran yang sangat mempengaruhi adalah: warisan genetika burung, keahlian mempelajari dan corak lagu master. Anakan floreado tidak dididik dengan cara demikian, para peternak mencoba untuk mendidik secara eksklusif dengan potensi burung dari dalam yang hasilnya serupa dengan lagu secara genetic. Dalam kata lain, tanpa pengaruh besar dari master, setiap anakan akan bernyanyi seperti apa yang dia maui secara genetika.

2. SEJARAH KENARI SPANISH TIMBRADO

Semuanya berawal sekitar tahun 1400 ketika orang Spanyol datang ke Kepulauan Kenari dan dengan cepat mengatasi penduduk lokal yang disebut Guanche. Orang-orang Spanyol menyadari bahwa penduduk Guanche memelihara burung di dalam sangkar kecil tradisional yang berbahan kayu, burung tersebut sangat mirip dengan European Serin tetapi mempunyai nyanyian yang lebih baik. Secara nyata, nyanyian adalah satu alasan yang utama bagi Spanyol untuk memelihara burung kenari liar (Serinus Canaria) tersebut dan untuk berabad-abad seleksi variasi lagu menjadi tujuan setiap peternak. Bagaimana kenari domestik pertama bernyanyi? Untuk yakinnya nyanyiannya hampir sama dengan kenari liar dan, akhirnya, kita mempunyai sebuah buku yang sangat berharga yang ditulis pada tahun 1604 oleh praktisi Spanyol, Juan Bautista Xamarro yang berjudul “Pengetahuan tentang Sepuluh Burung Kecil dan Nyanyiannya”, yang menulis hal tersebut. Berbicara tentang nyanyian kenari, Xamarro berkata, “Hampir semua variasi lagu dari burung tersebut mirip dengan Nightingale dan sisanya menyerupai Linnet…”. Jika kita mengerti bagaimana nyanyian burung Nightingale dan Linnet, kita akan menyadari bahwa Xamarro mungkin akan berkata tentang Timbrado dari bagian lagu ‘discontinous line’ (akan diterangkan di bawah) atau floreado. Dan pengetahuan Xamarro tentang burung adalah akurat, mungkin semua orang akan terkejut membaca keterangannya tentang nyanyian linnet atau goldfinch. Selama yang diketahui para pakar burung, tidak ada orang lain lagi yang menulis soal ini sampai akhir abad ke-19.

Jadi burung kenari pertama yang diternakkan di Spanyol adalah floreado, sangat mungkin terjadi tidak seluruh burung ini asli kenari liar, juga discontinuos, beberapa variasi lagu dengan variasi ‘continuos’ yang pendek (yang paling banyak adalah ‘timbres’ tetapi juga ‘imperfect rolls’). Tetapi walaupun jenis kenari liar ‘continuous’ ini, lagu yang dinyanyikan berfokus pada ‘flourishes’ dengan perbandingan variasi continuous/discontinuous yang mirip dengan lagu tengah Timbrado ke ‘discontinuous’. Hal ini dapat dipelajari dari tulisan di bawah…

Di abad ini berternak kenari menjadi sangat popular di hampir seluruh negara Eropa dan seiring dengan berkembangnya kelompok kenari warna dan postur. Jenis pertama yang dikenal adalah kenari Saxon yang telah ada sejak abad ke-18 dan mungkin adalah cikal bakal Belgian Waterslager dan German Hartz Roller. Di evolusi terakhir dan hampir mencapai titik puncak, suara kenari sangat rendah dan kaya akan lagu roll (continuous). Kenari Saxon dan German Hartz Roller dengan cepat menyebar ke seluruh belahan dunia dan dikawin-silangkan dengan setiap jenis kenari lokal pada perkembangannya, hal ini menjelaskan mengapa kenari warna dan postur biasanya bernyanyi dengan variasi lagu yang dalam dan dengan banyak variasi roll, seperti nyanyian kenari liar. Di Spanyol terjadi hal yang sama dan leluhur kenari lokal di sana dikawin-silangkan dengan kenari Saxon selama abad ke-19 dan juga dengan German Hartz Roller di awal abad ke-20.

Bagaimanapun juga kita wajib berterima kasih kepada tulisan Antonio Drove Aza, kita mengetahui bahwa pada sekitar tahun 1920 di beberapa daerah di Spanyol mengembang-biakkan kenari yang bervariasi lagu ‘discontinuous’ (floreado). Drove adalah juri German Hartz Roller yang ahli dalam nyanyian burung Nightingale dan peternak floreado jaman dulu, mempopulerkan kenari tersebut dengan nama ‘canarios del pais’ (kenari nasional atau kenari Spanyol). Drove berkata bahwa kenari membawakan lagu ‘water variation’, ‘cluck’, berbagai suara ‘flute’ secara ekstrim dan variasi lain seperti nyanyian burung Nightingale tetapi tanpa roll. Drove berpikir bahwa setiap burung kenari yang bisa membawakan variasi continuous dan terutama variasi roll mempunyai hubungan darah dengan kenari Saxon atau German Hartz Roller. Akhirnya, pada tahun 1962 standar Spanish Timbrado disahkan. Dia juga berpikir bahwa kenari floreado jaman dulu telah musnah selama Perang Saudara di Spanyol di tahun 1936-1939, di waktu itu perang sangat panas hingga menewaskan hampir satu juta orang meninggal dunia…sampai dia menemukan beberapa burung kenari masih hidup pada tahun 1950an di daerah utara Asturias. Sejak itu Drove berkerja sama dengan sekelompok kecil yang terdiri dari peternak menyeleksi kenari penyanyi yang masih murni dan dikawin-silangkan dengan kenari liar yang mempunyai variasi discontinuous.

Pada waktu yang sama dimulailah sebuah proses panjang yang sulit untuk membuat kembali standar Timbrado, sehingga lagu floreado yang ‘baru’ juga ikut menjadi bagiannya dan, akhirnya, pakem 2002 diresmikan dengan menyimpulkan bahwa lagu Timbrado memiliki variasi setengah lamban (disebut discontinous dan semidiscontinous), hal ini membuktikan bahwa nyanyian Timbrado tidak terbatas, lebih baik dan variatif, terutama dengan irama lagu yang dibawakan dalam discontinuous. Pakem akan berubah seiring dengan kemajuan floreado dari waktu ke waktu terutama dengan berkembangnya burung ini ke seluruh belahan dunia dimana saat ini lebih dari 50% dari kenari ini adalah floreado dengan sedikit mempunyai variasi timbre dan roll; classic tidak lebih dari 20% dan menurun secara cepat. Sisanya berada di Eropa dan Amerika Selatan menunjukkan adanya kenaikan para pecinta burung ini yang mencoba menaikkan kualitas flourish dan variasi discontinuous lain dari nyanyian Spanish Timbrado, menyadari bahwa tidak ada jalan lain untuk berbuat seperti itu selain membuang setiap variasi discontinuous.

Nyanyian discontinuous (floreado) bukan hanya fesyen. Hal ini adalah cara asli kenari liar bernyanyi dimana kenari liar yang dipelihara akhirnya punah dan dikawin-silangkan dengan tidak benar. Jadi kita sekarang berusaha untuk membenarkan galur murni tersebut dan menyelidiki dimana hal ini malah membuat kita mendapatkan kesulitan untuk mengetahui. Kenari Timbrado bertambah maju dari tahun ke tahun sehingga dapat dikatakan kita belum menyentuh batas akhir dan jika dapat bertambah maju lagi kemungkinan besar batas akhir itu akan semakin terlihat, namun dengan demikian proses tanpa akhir kelihatannya lebih dimungkinkan karena kreatifitas burung ini benar-banar menakjubkan.

3. STANDAR (PAKEM) KENARI SPANISH TIMBRADO

3.1. PENGETAHUAN UMUM

A. KETERANGAN

Hal pertama yang kita dengar ketika seekor burung meniupkan udara dari paru-parunya melalui pita suara adalah sebuah gabungan dari suara, diproduksi dengan getaran di membrane pita suara yang dengan sempurna disalin dan disuguhkan dalam sebuah lagu dengan variasi lagu dan not yang berbeda, bila diartikan dalam musik kita. Mereka menciptakan sebuah melodi sewaktu bernyanyi, menciptakan musik oleh karena kenyataannya suara tersebut terbuat dari tiga komponen dasar sebuah musik: irama, lagu dan kelarasan. Pada saat yang sama, kita dapat mengenal dan membedakan dengan jelas, dengan kesamaan suara, huruf vokal dan huruf konsonan yang membuat musik atau lagu yang berbeda yang disuarakan kenari sewaktu bernyanyi.

Ini adalah alasan yang kita anggap penting untuk melengkapi pengetahuan dari semua karakteristik yang menyertai suara sebagai bentuk fisik dan musik sebagai rangkaian suara. Komponen itu adalah komponen yang penting dari kenari penyanyi dan pengetahuan serta penggunaannya akan memberi kita pengertian yang lebih baik dalam penjelasan selanjutnya tentang lembar penilaian (score sheet) dan memberi kita pengetahuan yang lebih luas lagi dan membantu kita untuk menerangkan kepada orang lain.

Untuk memulai, ketika kita mendengar nyanyian kenari, kita mendengarkan suara, entah baik atau buruk, sesuai dengan apakah kenari tersebut mempunyai kepandaian bernyanyi dan berirama ataukah kenari tersebut hanya mempunyai lagu yang biasa. Karena hal ini adalah perbedaan pertama yang jelas ketika mendengarkan sebuah suara, ini snagat diperlukan bahwa kita mengetahui apa yang membuat berbeda. Hal ini bukanlah penjelasan yang teoritis tentang apa dasar perbedaan (antara suara dan lagu) karena terkadang lagu terdengar seperti suara yang tidak nikmat dan terkadang suara dapat menjadi sebuah lagu ketika digabung dengan suara yang lain.

B. SUARA

Kita dapat mengatakan bahwa suara adalah sensasi yang dihasilkan dari indera pendengaran dan dihasilkan oleh gerakan vibrasi dari tubuh, yang dikirim melalui media yang elastis seperti udara. Kita dapat mengambil kesimpulan bahwa tubuh hanya memproduksi suara jikalau adanya getaran dan gelombang getaran diproduksi oleh media elastis, hal ini dibuktikan bahwa suara tidak dapat dikirim dalam kondisi hampa udara. Kecepatan penyebaran suara dipengaruhi oleh media itu sendiri. Misalnya, di udara dengan temperature nol derajad, kecepatan suara adalah 331 meter per detik dan bertambah 0,6 meter per detik untuk setiap penambahan 1 derajad. Gelombang suara dikirim melalui udara, diterima oleh gendang telinga dan masuk ke dalam telinga dimana akan diterima syaraf kemudian akan dikirim ke otak yang dengan segera mengenal suara dan memberi informasi apa yang didengar oleh kita. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dengan nada dari getaran tersebut, keselarasan yang menyertainya, bersama dengan intensitasnya, kita dapat mengenal baik karakteristik dan dari mana suara itu berasal. Pergerakan harmonis yang sederhana dari organ yang bergetar dikirim oleh media elastis yang mengelilinginya, menimbulkan sejumlah penekanan dan pembiasan yang menyebar keluar dari asal suara. Bentuk gangguan pergerakan gelombang longitudal yang mempunyai kecepatan terbatas dan pantulan, penyebaran, perantara dan pemecahan:

1. Pantulan adalah peristiwa akustik yang berhubungan dengan perubahan arah atau gema dari gelombang suara ke arah asalnya.

2. Penyebaran adalah peristiwa akustik yang berhubungan dengan perubahan arah dari gelombang suara dari sebuah media ke media lain.

3. Perantara adalah peristiwa akustik yang berhubungan dengan efek yang diproduksi oleh dua gelombang suara atau lebih.

4. Pemecahan adalah peristiwa akustik dimana gelombang suara membelok ketika mereka melalui sudut rintangan.

Semua fenomena akustik, hasil karakterisik dari media yang menyebarkan gelombang suara, dapat menyebabkan perubahan dari kualitas suara aslinya ketika dikeluarkan di suara aslinya dan menyebabkan karakteristik suara asal seperti hanya distorsi.

C. KUALITAS SUARA

Ada tiga kualitas suara: nada, penekanan dan timbre.

1. Nada adalah kualitas suara yang membuat kita dapat membedakan antara bass dan treble, dan mengandung sejumlah getaran dalam suatu hitungan waktu. Frekuensi yang lebih tinggi menghasilkan suara yang tajam. Bagaimanapun, telinga manusia tidak dapat mendengar suara yang frekuensinya antara 20 sampai 20.000 getaran per detik, atau dalam kata lain hanya 12 oktaf.

2. Intensitas atau penekanan adalah kualitas suara yang membuat kita dapat membedakan suara kuat dan lemah, tergantung amplitudo gelombang suara.

3. Sehubungan dengan ‘timbre’, kita dapat meyakinkan seberapa kualitas suara yang membuat kita dapat membedakan suara yang dihasilkan oleh beberapa instrument. Dalam kata lain, timbre adalah kualitas suara yang membuat kita dapat membedakan nada yang sama tetapi memakai instrument yang berlainan.

Untuk lebih mudahnya:

- Nada tergantung dari frekuensi atau sejumlah getaran per detik dari benda yang menghasilkan suara, membuat kita dapat membedakan antara bass dan treble. Hal ini ditulis dalam hitungan Hertz.

- Intensitas atau kekuatan tergantung dari amplitude gelombang suara. Dalam kata lain, energi yang memproduksi suara tersebut membuat kita dapat membedakan antara bunyi yang keras dan lemah. Hal ini ditulis dalam hitungan Decibel.

- Timbre, kualitas atau warna suara tergantung dengan sejumlah harmoni yang menyertai suara dan membuat kita dapat membedakan antara dua nada.

D. APAKAH MUSIK ITU?

Menurut “Real Academy Dictionary of the Spanish Languge”, musik dapat diartikan sebagai seni menggabungkan beberapa suara, dalam arti lain musik memproduksi kenikmatan kepada pendengarnya juga mempengaruhi perasaan pendengar. Tiga elemen penting dalam musik adalah irama, melodi dan harmoni.

E. KUALITAS MUSIK

Kualitas musik:

1. Irama. Penting bagi kita untuk mengingat bahwa musik dibuat oleh lebih dari satu suara. Dalam hubungan dengan elemen penting dari musik, jenis dan proporsi yang dimainkan dengan ritme mempengaruhi irama musik. Irama keluar dari perasaan seseorang sehubungan dengan apa yang dia rasakan. Sebagai contoh: di tari-tarian, irama mengatur gerakan. Irama telah ada, baik di band dan suku yang masih biadab, sebelum musik sendiri lahir.

Dalam hubungannya dengan poin nomor dua dibawah adalah seseorang menyadari adanya kesatuan antara harmoni dan melodi. Hal ini dapat diartikan bahwa irama adalah pertama, melodi menjadi nomor dua dan harmoni datang setelah melodi sebagai hasil dari semuanya. Alasannya, irama adalah dasar dari durasi suara dan hal ini dapat disebut ‘kompas’ dari musik. Bagaimanapun juga, kita tidak boleh menjadi bingung oleh kata kompas dan irama karena beberapa irama dapat dibuat oleh satu atau beberapa kompas. ‘Kompas’ adalah sejumlah not yang dimainkan oleh seorang composer sesuai dengan keinginan atau perasaannya.

2. Melodi adalah elemen musik yang terdiri dari pergantian berbagai suara yang menjadi satu kesatuan, di antaranya adalah satu kesatuan suara dengan penekanan yang berbeda, intonasi dan durasi yang hal ini akan menciptakan sebuah musik yang enak didengar.

3. Harmoni adalah elemen musik yang terdiri dari suara yang terus menerus mengalun dan suara yang tidak sama. Di melodi, suara datang satu per satu dan di harmoni, suara datang bersama-sama. Hal inilah perbedaan yang mendasar antara melodi dan harmoni. Dalam hal di burung kenari, ketika seekor kenari bernyanyi dia menciptakan melodi, tetapi ketika sekelompok kenari bernyanyi bersama-sama, seluruh burung menciptakan harmoni.

F. BERNYANYI

Di tulisan di atas telah ditulis kata bernyanyi, bernyanyi secara sederhana dapat diartikan sebagai peristiwa dimana seseorang atau sesuatu mengeluarkan suara yang teratur.

G. MODULASI

Konsep umum musik tentang modulasi dapat diartikan sebagai berbagai variasi melodi yang diciptakan selama menyanyikan sebuah lagu, termasuk di dalamnya adalah pergantian not dan penekanan suara dari penyanyi. Penekanan modulasi terjadi ketika volume penyanyi berubah naik dan turun dengan pergantian yang periodik dari satu not ke not lainnya. Modulasi di not terjadi ketika, selama lagu dinyanyikan, irama yang dibuat untuk sensasi pendengar dengan mengganti huruf vocal, terkadang dari bass (o, u) ke treble (a, e, i), atau sebaliknya dan dibawakan secara periodik.

H. WARNA MUSIKAL

Kita dapat mengatakan bahwa warna musical tergantung dari perbedaan penekanan yang diberikan kepada suara dan biasanya dinamai, biasanya dalam bahasa Italia, dari pianissimo sampai fortissimo dan dibawakan dengan berbagai kecepatan seperti crescendo dan lain sebagainya.

I. KESELERASAN

Ketika kita mendengarkan suara, kita pasti berpikir suara yang kita dengarkan adalah sebenarnya campuran dari berbagai suara. Not yang kita dengarkan adalah sesuatu yang mendominasi, tetapi pada saat yang sama, sangat medominasi, kadang lembut, terkadang hampir tidak terdengar, suara yang tercampur dengan sempurna dengan not dasar yang dikarenakan suara tersebut mempunyai sebuah hubungan yang baik dalam frekuensi gelombang suara. Hal ini disebut keselarasan dan memberikan keindahan bagi lagu yang dinyanyikan dan membuat menarik si pendengar. Dapat dikatakan bahwa telinga manusia disiapkan dengan baik untuk mendengar suara tersebut karena mempunyai sensitifitas terhadap musik.

J. NYANYIAN KENARI

Lagu kenari menggambarkan sebuah bentuk komunikasi secara gelombang suara yang menyatakan hak atas teritorial dan untuk artian seksual sebagai fungsi utama. Teritorial adalah lagu ketika kenari, dengan teman sejenisnya, menandai dan mengidentifikasi kepada hewan lainnya bahwa daerah ini adalah miliknya; dan lagu seksualnya dipakai untuk menarik dan menaklukkan betina.

Bentuk nyanyian tergantung dari apa yang terjadi pada hormon jantan yaitu testosteron. Evolusi nyanyian secara rinci berhubungan dengan pertambahan kadar hormon di darah kenari. Hal ini dibuktikan di beberapa daerah di otak yang mengendalikan nyanyian, terutama di High Vocal Center, yang ukurannya akan membesar atau mengecil tergantung pada kadar testosteron di darah.

Informasi nyanyian dikirim dari High Vocal Center ke Robust Nucleus di Archistriatum dan dari sini ke Hypoglossal Nuclei yang mempengaruhi otot pada pita suara, yakni organ yang memproduksi suara pada burung.

K. BAGAIMANA KENARI BERNYANYI

Ketika udara yang disimpan di paru-paru dikeluarkan akan melalui pita suara yang terletak di dekat batang tenggorokan, mengakibatkan getaran atau vibrasi pada membran organ ini. Organ yang bergetar ini disebut, pada burung, membran tympaniforms. Dalam proses memproduksi suara, yang berperan penting adalah otot sternum-tracheal (sterno-trachealis) dan sekelompok dari lima atau tujuh pasang otot kecil di dalamnya yang dapat memanjang dan berkontraksi dengan pita suara, mampu membuat berbagai macam frekuensi atau nada suara.

Pita suara memproduksi suara dasar tetapi untuk mengerti hasil akhir apa yang kita dengar, kita harus mengetahui bahwa rongga mulut (lidah dan paruh) berpengaruh karena organ ini adalah berperan sebagai artikulasi akhir sewaktu suara tersebut diproduksi.

Kita mengetahui bahwa nyanyian kenari adalah benar-benar komplek dan seluruh organ memegang peran penting dalam proses produksi suara. Beberapa penelitian mencatat adanya dua tipe artikulasi suara pada kenari: suara tekak (dominan di irama lagu yang terus menerus [‘continuous’]) dan lidah. Hal ini menjawab mengapa kenari dapat bernyanyi beraneka ragam variasi.

L. MENIRUKAN SUARA LAIN

Konsep ini berarti pembentukan kata dengan menirukan suara lain. Saat berbicara tentang lagu kenari kita menggunakan istilah menirukan suara lain untuk mempersamakan suara nyanyian kenari dengan huruf vokal dan konsonan dari alfabet manusia agar untuk mempermudah pengartian suara.

M. SUKU KATA

Dalam hal ini setelah peniruan suara lain disampaikan dengan suara dengan huruf vokal dan konsonan, kita menyesuaikan konsep ini ke dalam tatabahasa sebagai ‘artikulasi suara yang disusun sebagai sebuah cara bernyanyi’. Selanjutnya kita dapat mengatakan bahwa kenari bernyanyi dengan suku kata, sebagai contoh: ‘ri’, ‘ro’, ‘ bu’, ‘un’, ‘ti’, ‘long’, ‘clak’, ‘tu’, ‘glu’, ‘glui’, ‘fiu’, dan lain-lain.

N. DIFTONG

Seperti hal yang terlutlis di atas yang menggunakan suku kata, sekarang setelah kita mengetahui bahwa menirukan suara lain yang diterjemahkan oleh kenari menjadi huruf vokal, kita dapat mendefinisikan pernyataan ini sebagai “dua huruf hidup berurutan yang menjadi satu suku kata”. Sebagai contoh diftong yang dinyanyikan kenari: ‘tui’ dan ‘glui’, ‘ui’ adalah suku kata dari ‘tui’ dan ‘ui’ adalah suku kata ‘glui’, dan seterusnya.

O. TRIFTONG

Pengertiannya sama seperti diftong tetapi dalam hal ini suku kata terdiri dari 3 huruf vokal. Sebagai contoh dalam lagu kenari adalah sebagai berikut: ‘oui’ adalah suku kata ‘bloui’ dan ‘iau’ adalah suku kata dari ‘piau’

P. NADA

Dalam hal ini, kita mempersamakan konsep ini seperti konsep kata dalam tatabahasa, atau dengan kata lain, nada ditulis dengan menggabungkan suku kata yang tertuklis dalam standar atau pakem lagu yang dalam hal ini tertulis dalam Song Codes.

Hal yang sama terlihat ketika kata tertulis dalam satu atau beberapa suku kata, kita mengklasifikasikan nada tersebut sebagai suku kata tunggal jika variasi lagu terbentuk dari satu suku kata dan suku kata jamak jika variasi lagu terbentuk dari beberapa suku kata.

Sebagai contoh suku kata tunggal: ‘ri’, ‘re’, ‘ro’, ‘ru’, ‘bu’, ‘un’, ‘clak’, ‘clok’, ‘lu’, ‘fui’, ‘piau’, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh suku kata jamak: ‘tu-li’, ‘to-li’, ‘ti-ling’, ‘pi-yo’, ‘ti-ro-ri’, dan lain sebagainya.

Q. RANGKAIAN VARIASI LAGU

Kita akan mendefinisikan rangkaian variasi sebagai sebuah rangkaian dari variasi-variasi lagu yang dinyanyikan oleh kenari, berhubungan satu dengan yang lain, yang menggunakan suku kata dan karakteristik irama seperti apa yang dicantumkan dalam standar atau pakem.

Variasi, sesuai dengan nada yang membentuknya, akan diklasifikasikan menjadi dua yakni:
- Variasi yang dapat dibentuk dengan huruf vokal dan konsonan, seperti konsonan ‘L’ dan ‘N’ dan vokal ‘E’ di variasi ‘jingle bell’ (lenlenlen…), atau konsonan ‘C’, ‘L’, ‘K’ di dalam variasi ‘castanet’ (clakclakclak…), dan lain sebagainya.
- Variasi yang tidak dapat dibentuk dengan alfabet. Kita akan mengetahui hal ini dalam contoh lagu ‘flourish’, ‘slow flourish’ dan di variasi ‘conjoined’.

R. CARA BERNYANYI

Di Spanish Timbrado, cara bernyanyi adalah kualitas suara yang dinyanyikan oleh kenari yang membuat kita dapat mengerti dan pengucapan variasi yang diadapso dari burung/barang lain sesuai dengan peraturan dalam standar lagu. Kita dapat mengatakan bahwa cara bernyanyinya jelas bila suara yang dikeluarkan dapat membuat kita mampu memahami dengan jelas, demikian pula sebaliknya.

S. LAGU

Lagu adalah rangkaian variasi lagu dalam sebuah periode waktu.

T. REPERTOIR

Repertoir adalah beberapa variasi lagu yang dapat dinyanyikan seekor kenari.

U. STROPHE

Strophe adalah seperti seloka atau sajak atau dapat dikatakan sebagai lagu yang terdiri dari 3 atau 4 baris yang dinyanyikan oleh kenari yang terdiri dari berbagai variasi.

V. TRILL

Hal ini adalah rangkaian berturut-turut dari variasi yang berbeda dalam satuan waktu tertentu yang dibawakan dengan cepat.

W. VARIASI YANG TERATUR

- Naik: variasi lagu yang penekanan suaranya dari volume kecil ke volume yang lebih besar.

- Turun: variasi lagu yang penekanan suaranya dari volume besar ke volume yang lebih kecil.

- Berombak: variasi lagu kombinasi antara naik dan turun.

- Horisontal atau Flat: variasi lagu yang dinyanyikan dengan penekanan yang sama.

X. SUARA AIR

Dalam hal ini, suara dinyanyikan oleh kenari yang menirukan suara alunan air atau seperti suara jatuhnya air dari ketinggian tertentu, yang biasanya disebut sebagai air atau variasi ‘watery’. Sewaktu menirukan suara ini, kita membayangkan jatuhnya air atau dapat ditulis dengan konsonan ‘GL’ atau ‘BL’ (atau dalam bahasa lain ditulis ‘WL’) dengan huruf vokal ‘E’, ‘O’ dan ‘U’ serta dengan berbagai diftong dan triftong, sesuai dengan ritme suara, apakah ‘slow waters’ atau ‘semi-ligate waters’.

Y. SUARA YANG KASAR

Nyanyian kenari yang dengan nada tidak merdu bila dinyanyikan kenari, dengan persepsi, konsonan ‘R’ di belakang huruf vokal, akan membuat lagu menjadi kasar dan mengurangi kelembutan irama. Jika ketidak-seimbangan dengan memakai konsonan ‘R’ sangat terlihat kita akan mempunyai konsep yang lain yang disebut ‘Screechy or Scratchy’ yang akan diterangkan kemudian.

Dipublikasi di Kenari | Tinggalkan komentar

GERMAN HARTZ ROLLER CANARY

oleh: Kian Sing

Burung kenari jenis German Hartz Roller sering juga disebut sebagai German Roller atau di sini sering dipanggil Harzer. Kenari ini berasal dari Kepulauan Kenari, di sebelah pantai Barat Afrika Utara.

Para pelaut membawa burung dengan nyanyian yang indah ini dari Kepulauan Kenari menuju Spanyol sekitar 500 tahun yang lalu. Mendapatkan uang dari menjual binatang peliharaan ini kemungkinan besar menjadi alasan utama mengapa orang Spanyol memulai berternak kenari. Pertama kali, mereka mencoba hanya menjual kenari jantan dan sementara menyimpan kenari betina untuk dikembangbiakkan sendiri. Tetapi setelah itu orang Italia mendapatkan beberapa kenari betina karena penjualan burung kenari menyebar ke seluruh daratan Eropa.

Terlebih lagi, para pekerja tambang di Tyrol banyak yang menjadi pakar dalam mengembangbiakkan kenari ini. Salesman yang berkeliling ke seluruh Eropa kebanyakan menjual barang-barang dagangan untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika pertambangan di Tyrol menjadi tidak menguntungkan, penambang pergi ke sebelah Utara dari Pegungungan Hartz, dimana dibuka industri pertambangan yang baru. Mereka selalu membawa kenarinya dan mendapatkan tambahan pemasukan dengan berternak dan menjual kenarinya. Gudang para peternak kenari pada waktu itu adalah kota St. Andreasberg.

Di kota inilah kenari biasa pada jaman pertengahan dikembangkan menjadi kenari Hartz Roller yang unik. Kenari Hartz Roller berkembang menjadi burung dengan irama nyanyian yang luar biasa. Yang perlu diketahui, kenari ini bernyanyi dengan paruh hampir tertutup.

Kenari ini diperkirakan hidup sampai sekitar 10 tahun, mempunyai panjang 12 – 12,5 cm, berbagai macam warna tetapi kebanyakan berwarna hijau, kuning dan campuran keduanya. Pemeliharaan di tempat asalnya memakai sangkar kecil dan walaupun mereka memerlukan banyak sinar matahari, sangat penting diketahui bahwa kenari ‘disimpan’ dalam lemari dalam 10-12 jam. Kenari German Hartz Roller dikembang biakkan bukan karena ukuran, warna atau bulunya tetapi khusus dijadikan sebagai kenari penyanyi, tentunya di negara asal atau negara yang mengakuinya. Karakteristik khusus kenari ini adalah menyanyi dengan paruh yang hampir tertutup, dimana akan menghasilkan warna suara berfrekuensi rendah dan lebih jernih dibanding burung lain. Kenari ini mempunyai nada rendah yang membuat telinga pendengar merasakan kenikmatan tetapi walaupun demikian kenari ini juga mempunyai nada tinggi.

sumber : www.kicaumania.org

Dipublikasi di Kenari | Tinggalkan komentar

RUSSIAN CANARY

oleh: Igor Linchuk, Peternak dan Juri Senior Kenari Rusia

diterjemahkan oleh: Kian Sing
SEJARAH

Sejarah Kenari Rusia telah dimulai sejak 3 abad yang lalu. Hal yang sangat tidak menguntungkan bahwa Kenari Rusia hampir tidak dikenal di dunia walau hobiis jenis ini mengklaim bahwa jenis kenari ini mempunyai modulasi terbaik dengan lagu yang diadaptasi dari burung-burung terbaik asli Rusia.

Kenari ini pertama kali berasal dari kota Tyrol di Jerman pada abad ke-18, hobiis kenari di Rusia jatuh cinta karena variasi lagunya. Sebelumnya mereka memelihara burung liar goldfinch, siskin, woodlark, tit, bunting (baca: banting), linnet, warbler dan lain-lain bersamaan dengan mereka memelihara kenari dari Tyrol. Dengan rasa gembira, hobiis kenari menemukan bahwa kenari jantan dapat menirukan nyanyian burung-burung liar yang secara tidak sengaja dimilikinya. Orang Rusia menyenangi kenari Tyrol karena kenari ini dapat menirukan burung lainnya dengan mudah. Sebagai hasil dari kepandaian menirukan dan mudahnya perawatan, kenari menjadi sangat popular di sana. Pada waktu itu, kenari Tyrol mempunyai volume suara yang keras. Para peternak di sana mulai memilih dan menentukan jenis kenari yang mempunyai volume merdu dan pandai melantunkan lagu, jadi volume tidaklah keras. Mereka memilih pejantan yang bernyanyi merdu, dengan lagu yang lembut dan menggunakan beberapa metode untuk melatih kenari tersebut. Hasil dari observasi, peternak membuat keputusan bahwa kenari dapat menirukan nge-roll-nya burung bunting adalah yang terbaik. Hal yang mengejutkan ternyata kenari ini menunjukkan kemampuan untuk menirukan burung atau jenis lagu yang lain. Sedikit demi sedikit para hobiis tidak hanya menyukai lagu burung bunting, tetapi juga lagu burung tit, woodlark dan sandpiper. Kerap kali jenis kenari ini disebut sebagai penyanyi hutan karena kemampuannya menyanyikan lagu burung liar. Kemudian karena kepandaiannya menirukan lagu burung bunting dan bernyanti dengan paruh terbuka, jenis kenari ini juga dikenal sebagai kenari lagu burung bunting. Lagu burung bunting berhasil diadaptasi jenis kenari ini pada abad ke -19, mulai dari sini orang Rusia mendidik dengan menggunakan fluts, organ dan alat lain. Pada permulaan abad ke-20, diadakan kontes jenis kenari ini di Moscow. Pada waktu itu kenari yang sering menjadi juara berasal dari kota Pavlovo-on-Oka, Nizhniy Novgorod dan St. Petersburg.

PERAWATAN

Burung kenari sangat mudah dirawat dan membutukan ruang yang tidak besar untuk membuat mereka tetap aktif dan sehat. Seekor kenari sangat tergantung dari cara pemilik merawat dan dapat hidup antara sepuluh sampai empatbelas tahun, jika dirawat dengan baik dan benar. Cara merawat kenari ala orang Rusia akan ditulis di bawah ini dan kenari akan hidup sehat, aktif dan berproduksi bila pemilik memberikan pakan berkomposisi benar, merawat dengan benar untuk menghindari penyakit, cukup ruang untuk terbang dan beraktifitas dan dipelihara di ruang yang aman dan bercahaya.

PAKAN

Kenari secara ekstrim mudah untuk makan, kenari membutuhkan pakan yang seimbang antara protein, karbohidrat, lemak, mineral dan vitamin. Bijian adalah pakan pokok bagi kenari. Hari ini banyak produsen pakan kenari yang menghasilkan pakan bijian siap pakai. Campuran bijian ini biasanya memakai canary seed, biji sawi, hemp seed (biji rami, di sini sering disebut fumayin), niger seed dan flex seed (di sini sering disebut lin seed, dari bahasa belanda: lijn zaad). Penulis setuju bahwa pakan ini adalah baik tetapi dia membuat campuran bijian sendiri dengan perbandingan: 35% biji sawi, 35% canary seed, 10% haver (biji gandum), 10% millet putih, 5% flax seed dan 5% niger seed, campuran ini diberikan setiap hari sebanyak 1 sendok teh.

Seperti pada burung peliharaan lain, burung kenari membutuhkan lebih daripada campuran bijian ini saja. Sayur hijauan (daun selada, bayam dan brokoli), wortel dan buah (apel, buah pear atau strawberry) diberikan sebagai tambahan setiap hari dan sekali seminggu diberikan telur yang telah dicampur dengan tepung roti dan hemp seed.

Tambahan protein sangat diperlukan selama musim kawin, pada musim ini perlu ditambah sejumlah canary seed dalam pakan bijian. Kecambah dari bijian juga diberikan sebagai tambahan protein dan enerji di waktu menjodohkan burung. Grit harus disediakan sepanjang waktu. … (soal kecambah dan cara membuatnya akan saya tulis belakangan)

Air minum harus tersedia kapan saja dan diganti setiap harinya. Jika seekor kenari hidup tanpa air lebih dari enambelas jam kemungkinan besar nyawanya tidak akan tertolong lagi. Air minum seyogyanya diberikan dari air yang bersih atau bermineral.

SANGKAR

Burung kenari harus dipelihara dalam sangkar yang cukup besar untuk keterbatasan mereka terbang dan paling tidak mempunyai dua tangkringan. Sangkar kenari yang ideal untuk harian minimal berukuran panjang 40 cm, lebar 202cm dan tinggi 25 cm. Sangkar berbentuk kotak sangat dianjurkan karena sangkar ini memberikan ruang terbang yang lebih luas, sangkar berbentuk bulat sangat tidak ideal. Tangkringan dapat dibuat dari berbagai macam bahan tetapi yang dianjurkan adalah dari kayu yang lunak. Kenari betina, kenari ngurak dan anakan harus dipelihara dalam sangkar umbaran (voliere), terutama bagi anakan harus dipelihara sampai selesainya ganti bulu muda. Sangkar umbaran dianjurkan minimal berukuran 100 x 45 x 50 cm.

KESEHATAN DAN KEBERSIHAN

Sangkar harus tetap bersih, membersihkan sangkar dan tangkringan dianjurkan setiap seminggu sekali. Hal lain yang penting adalah pakan dan minum harus bersih setiap saat, juga selalu memberikan tempat mandi. Perlu diingat bahwa tempat mandi dan air minum harus diawasi agar tetap bersih.

LINGKUNGAN

Tempatkan sangkar di daerah yang terang atau banyak cahaya. Kenari sensitive terhadap gas dan racun lainnya. Berhati-hatilah dengan pengharum udara, pewangi, parfum dan bahan lain yang mudah menguap. Dapur bukanlah tempat yang tepat untuk memelihara kenari.

BERTERNAK

Banyak peternak membuat kesalahan dengan berpikir bahwa berternak kenari adalah hal yang mudah. Mereka berpikir “Anda hanya membutuhkan seekor kenari jantan dan betina, mencampurnya dalam sebuah sangkar dengan sebuah sarang dan biarkan alam yang akan mengatur.” Berternak kenari yang keesokan harinya akan mampunyai lagu yang indah bukannya hal yang dipengaruhi oleh rejeki. Hal yang terpenting agar sukses berternak adalah factor genetik.

WARISAN GENETIKA

Warisan genetika adalah faktor utama dalam berternak kenari bila akan berusaha mendapatkan kenari penyanyi yang istimewa. Kenari mewariskan kesehatan, bentuk tubuh dan warna, tetapi juga kepandaian mendengarkan, daya ingat yang bagus dan kemampuan untuk mengambil variasi lagu yang sulit tanpa adanya variasi lagu yang jelek. Jika peternak melakukan ternaknya dengan memikirkan hal ini, maka dia akan memperoleh sebuah hasil yang memuaskan.

Adalah hal yang mudah untuk memilih pejantan untuk diternakkan. Pengalaman dan perasaan peternak membantu untuk memilih seekor pejantan yang baik. Postur dan warna yang bagus dapat dilihat dengan mata, sebuah lagu dengan volume yang merdu dapat didengarkan oleh telinga.

Masalahnya adalah kekurangtahuan peternak tentang asal usul induk betinanya. Syarat terpenting dalam berternak terletak pada induk betina. Induk betina harus dipilih extra hati-hati karena anakannya akan membawa sifat ibu dan, alangkah pentingnya, kepandaian bernyanyi. Sehingga janganlah heran, kepandaian bernyanyi ternyata adalah warisan dari induk betinanya secara genetik. Untuk itu, bagi peternak yang berpengalaman, mengapa para peternak tidak akan memakai induk betina yang tidak diketahui asal usulnya.

Jadi, kunci sukses berternak adalah tergantung pengetahuan kita mengetahui secara mendalam tentang kenari yang kita pakai untuk berternak. Bagi peternak yang berternak secara serius wajib mempunyai catatan dari kenari yang mereka miliki.

MEMPERSIAPKAN KENARI PRA-TERNAK

Di negara yang mempunyai empat musim yang terletak di belahan bumi sebelah utara, para peternak yang baik akan mulai mempersiapkan kenarinya untuk diternakkan pada pertengahan bulan Desember (setelah kontes burung tingkat nasional) dan menjodohkan bila dalam kondisi prima. Waktu itu penambahan extra fooding diperlukan agar kenari masuk dalam kondisi siap kawin, selain itu juga diperlukan untuk menambah panjang siang atau memasang lampu sampai 14 – 16 jam per hari.

MENJODOHKAN

Kenari jantan harus memiliki postur yang baik dan bernyanyi. Kenari jantan, yang bernyanyi tidak panjang atau jarang bernyanyi, termasuk kenari yang tidak siap dijodohkan. Sangat mudah untuk mengecek betina yang siap dikawinkan. Kelakuannya hampir menyerupai sang jantan, mereka akan terlihat sibuk dan sering melakukan panggilan kepada kenari jantan. Jika peternak memberikan bahan sarang dalam sangkar, kenari betina akan mengambil bahan tersebut dengan paruhnya dan akan mencoba membuat sarang. Jika kenari betina terlihat tidak membuat sarang, kenari ini jangan dijodohkan. Satu cara yang mudah untuk membedakan kenari betina yang siap kawin adalah melihat perutnya, bila tidak ada bulu berarti kenari ini siap kawin.

Jika peternak sudah memutuskan pasangan yang akan diternakkan, tempatkan pasangan kenari tersebut dalam sebuah sangkar ternak yang telah dilengkapi dengan tempat dan bahan sarang. Sering kali kita melihat kenari jantan dan betina berkelahi dan bila berlanjut kea rah yang negative pasangan ini perlu dipisah lagi. Ketika kenari telah jodoh, kenari jantan dapat dipisah dan dimasukkan ke sangkarnya semula. Setelah itu peternak harus mencampurkan mereka kembali selama 15-20 menit dua kali sehari sampai kenari betina bertelur dua. Tidak ada alasan yang tepat untuk membiarkan kenari jantan dan betina dalam satu sangkar untuk jangka waktu yang lama. Menyendirikan sang jantan akan membuatnya dalam kondisi prima siap kawin.

Lima sampai tujuh hari setelah sarang dibuat, kenari betina akan bertelur dengan rata-rata dua sampai enam butir. Rata-rata telur kenari betina yang sehat sebanyak 4 butir dan akan mulai mengeram pada telur keempat, tetapi beberapa betina akan mengerami pada telur yang pertama. Untuk itu mengapa peternak di sana selalu mengambil telur dan mengganti dengan telur palsu atau telur kosong (cukup satu butir) dan menyimpan telur yang asli di pasir dengan suhu sekitar 20 derajad Celcius, dan kembalikan telur ke sarang bila betina telah selesai bertelur. Hasil yang didapat dari prosedur ini telur akan menetas bersamaan.

Setelah dierami selama 2 minggu telur akan menetas. Ketika telur menetas, sang induk betina mulai menyuapi anakannya. Telur rebus matang yang segar harus disediakan selama masa penyuapan, seminggu setelahnya peternak dapat menambahkan wortel, apel atau sayuran hijau.

2 minggu setelah menetas, anakan akan mulai tumbuh bulu. Pada hari ke-17 sampai 20, anakan mulai meninggalkan sarang. Dalam jangka waktu beberapa hari sesudahnya, mereka mulai belajar makan sendiri. Ketika sudah terlihat anakan bisa makan sendiri, anakan ini bisa disapih ke sangkar yang lain agar induk betina siap untuk dijodohkan kembali. Agar lebih aman, tempatkan sarang kedua, beserta bahannya, ke dalam sangkar ternak ketika anakan berusia 15-17 hari. Induk betina akan membuat sarang dan siap bertelur lagi sekitar 21-23 hari. Berikan makanan kepada anakan sama seperti ketika induk betina menyuapinya. Jangan berikan pakan bijian normal kepada anakan sampai mereka berusia 6 minggu.

Beri batasan kepada induk betina untuk bertelur tidak lebih dari 3 periode terus menerus untuk menjaga mereka dalam kondisi puncak.

LAGU

Kenari Rusia dikembangbiakkan untuk nyanyiannya. Lagunya terdiri dari 10-15 variasi nada tinggi dan dinyanyikan dalam 45-60 detik. Variasi lagu Rusia yang diadaptasi dari burung liar asli Rusia, sering dinamai dengan nama burung liar itu sendiri atau nama yang mirip dengan variasi lagu yang dibawakan.

Nilai berikut ini dan lembar penilaian telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris tetapi tetap ditulis juga dalam bahasa Rusia untuk menghindari pembiasan penerjemahan, seperti yang tertulis pada lembar penilaian resmi pada kontes di Rusia.

(mohon maaf, keterangan di bawah ini tidak saya terjemahkan agar pembaca dapat mengartikan lebih jelas daripada terjadi pembiasan penerjemahan)

Main Tours

1. Beginning

- Triple roll – three high tune rolls. Usually the first and the third ones sound similar, and the second one sounds higher or rarely lower and a little bit shorter. The main requirement to the triple roll – all three rolls should sound as if were incorporated. In nature we can hear the similar song of wrens (Craterscelis nuerina) , black martin (Apus apus), and coal-tit (Parus ater).

- Double roll – similar to triple roll, but we hear just two rolls.

- Roll – just one roll. The same sound we can hear in nature coming from goldcrests (Regulus regulus).

In a song there could be one of the above.
2. Sandpiper

- Double – two sounds like “coolie” repeated with different accents.

- One – one sound “coolie” or two with the same accent.

3. Rolls

Rolls are the main trills of many wild birds. There is variety of rolls. Russian canaries sing rolls using their vibrating beak.

- Regular – soft sound “ririririririri”. You can hear this sound in nature from pipits (Anthus trivialis), rarely from linnets (Acanthis cannabina), or wrens (Craterscelis nuerina). Could be in conjunction with other rolls.

- Bellroll – similar to a regular, but reminds little bell’s soft sound with metal tune and vibration. In nature we can hear the similar song of pipits (Anthus trivialis), linnets (Acanthis cannabina), corn buntings (Emberiza calandra), or meadow larks (Alauda arvensis). Gargling and twittering sounds are not permitted. Could be in conjunction with other rolls.

- Silver – the most valuable roll, which emulates two – dimensional sound of falling silver coins. In nature we can hear the similar song of waxwings (Bombycilla garrulus). Could be in conjunction with other rolls.

- Grasshopper’s – the sound is like “dzidzidzidzi” with vibration and is similar to a grasshopper’s chirr. Could be in conjunction with other rolls.

4. Buntings

These trills are similar to songs of wild buntings and contain sound like “zizizizizi” or “sisisisisi” with required intermission or pause between syllables. There is variety of buntings depending on sounds and breaks duration, also depending on a high of melody.
- Regular – it is named in honor of wild bird regular bunting (Emberiza citrinella) and sounds like “zizizizi” or “sisisisi”. It’s better if you do not hear the consonants. In nature we can also hear the similar song from garden buntings (Emberiza bortulana). Could be in conjunction with other buntings.

- High – in ideal it should sound without consonants definitely with crescendo on vowels “iiiiiii’ or “uuuuu” with next fermata. In nature we can hear the similar song from mountain buntings (Emberiza cia). Could be in conjunction with other buntings.

- Steel – similar to a regular one, but you can hear the frequent strokes (light staccato) with a metal sound in syllables “dindindin” or “zinzinzin”. You can hear this sound in nature from Stewart’s buntings (Emberiza stewarti). Could be in conjunction with other buntings.

- Hand bell – very clear sound “dindindin”

5. Bells – trill sounds, which are similar to bell rolls, but with rare vibration. In nature we can hear the similar song from blue tits (Parus caeruleus), white wagtails (Motacilla alba), or larks. The sound must be clear with a metal tune. Twitters and gurgling are not permitted.

6. Steel Tones – the tours convey the sound of steel bar hitting repeatedly an anvil. Comparing with the steel buntings, they have a larger interval between syllables.
- “Ding – Dong”
- “Tsong – Tsong”
- Others

Russian canaries are to sing main tours.

Additional Tours

7. Inserted Tours
- “Tliau – Tliau” – in nature the similar songs we can hear from bluethroats (Acrocephalus dumetorum) or siskins (Spinus spinus). Sounds like “tiu – tiu” or “tiau – tiau” are not permitted.
- Flute – sounds like “lululululu” emulate the fragments of wood larks (Lullula arborea) songs.
- Sandpiper – sound “coolie” with accent on the second syllable. Sound is more expressive and deeper than after beginning and is repeated several times. In nature we can hear the similar song from sandpiper(Calidris canutus) or lapwings (Vanellus vanellus).
- “Piia – Piia”
- Others

8. Tits
There is a tradition to put different sounds of big and coal tits in Russian canaries songs.
Big tits
- “Regular
“tsi – phi”
“ti – ta”
“tsi – pi”
- “Spring – sounds with three syllables
“tsi – tsi – phi”
“ti – ti – ta”
“tsi – tsi – pi”
- “Sandpiper - sound “coolie” with accent on the first syllable.

Coal tit – similar to a regular big tit, but with shorter, more frequent and less expressive syllables.

Plan

Coming from the judge’s point of view the plan is multiple repetition of the same song from the beginning to the end without any additions, missing or switching.

Negative Notes (Faults)

Chirps, twitters, wheezing sounds, jerks and growls, cracks, yells, whistles, trills in bass tune, other unpleasant sounds, and also European nightingale’s notes are not permitted.

MENDIDIK KENARI RUSIA

Karena kenari Rusia diternak karena nyanyiannya, mendidik mereka untuk bernyanyi adalah sangat penting. Kenari muda harus dididik untuk bernyanyi. Banyak orang berpikir bahwa kesempurnaan sebuah lagu adalah warisan genetika dan mereka akan terkejut mendapatkan bahwa kenari perlu dididik agar lagunya sempurna dan tepat. Biasanya memerlukan waktu 8-9 bulan untuk melatih burung bernyanyi.

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa mendidik burung dengan menggunakan burung master. Belajar dari kenari jantan dewasa adalah jalan yang paling tepat untuk melatih kenari muda, dengan catatan jikalau Anda mempunyai kenari pendidik yang 100% tanpa kesalahan. Kenari betina dan burung-burung liar di lingkungan dapat mengacaukan proses mendidik kenari, juga karena kualitas nyanyian burung tersebut dipengaruhi oleh cuaca atau musim.

Konsekuensinya peternak memakai alat instrumen lain seperti organ, bel dan lain-lain. Kaset tape atau CD juga dapat digunakan untuk melatih kenari, kaset tape atau cd adalah pilihan yang bagus dan metoda ini banyak digunakan.

Setelah anakan berganti bulu adalah waktu untuk menyortir kenari dari sangkar umbaran ke sangkar soliter atau sangkar yang lebih kecil. Sangkar standar kenari Rusia di sana berukuran 35 x 20 x 25 cm dengan 2 tangkringan. Letakkan sangkar ini di atas meja tanpa sekat di antaranya. Dalam seminggu mereka akan mengenal lingkungannya, makan dan minum.

Sekarang mereka siap masuk dalam kancah pendidikan yakni masuk kotak cabinet (lemari) yang mempunyai pintu agar keadaan di dalam menjadi gelap. Masukkan sangkar pelatihan ke dalam lemari tetapi pintu tetap terbuka selama 2 minggu, kemudian pintu ditutup agar ruangan dalam lemari menjadi gelap gulita dan kaset tape atau cd atau burung master dapat dijalankan. Mereka akan tetap diam dan secara menyeluruh berkonsentrasi dengan mendengarkan lagu, hanya mendengarkan dan belajar.

Dalam waktu singkat mereka akan menirukan lagu master. Waktu itu sering kali lah mengecek suara burung yang dididik, paling tidak tiga kali sehari masing-masing 15-20 menit. Jika ditemukan lagu yang tidak baik dan tidak benar segera ambil burung tersebut dan dicampur dengan kenari betina yang sudah tua agar kenari muda tersebut diam tidak bernyanyi. Jika kenari muda tersebut tetap bernyanyi, kenari betina tua tersebut akan mengejarnya sampai kenari muda tersebut berhenti bernyanyi. Jangan biarkan kenari muda tersebut terus menerus bersama kenari betina, jangan menunggu sampai keesokan hari, keluarkan kenari muda tersebut pada hari yang sama. Kenari akan belajar semua lagu yang jelek pada kesempatan pertama dan menghancurkan kenari tersebut sebelum Anda mengetahuinya.

Tetaplah mengontrol setiap kemajuan burung, buatlah catatan terutama pada burung yang berlagu sangat bagus. Beberapa dari mereka akan menyanyikan lagu dengan benar dan tepat. Burung yang paling menjanjikan harus disendirikan dalam ruangan tersendiri dijadikan satu dengan burung terbaik. Dengan cara ini suaranya akan meningkat secara tajam. Kenari muda yang bersuara biasa dan dididik dengan cara yang berhati-hati dan mereka membutuhkan sedikit latihan extra agar suaranya menjadi baik.

Hanya kenari yang berlagu sangat bagus yang dapat dikonteskan. Untuk mendidik seekor kenari ke arena kontes, ambil seekor kenari dari lemari dan letakkan di atas meja di depan Anda. Berikan waktu 10 menit untuk memulai (lihat bab penjurian). Jika mereka tidak mulai bernyanyi, letakkan kembali dalam lemari. Kerjakan hal ini setiap pagi, diang dan malam selama sebulan sebelum kontes.

KONTES KENARI RUSIA

Dalam sebuah kontes seni suara kenari Rusia, nilai dari sebuah nyanyian kenari dapat diukur seperti apa yang tertulis pada lembar penilaian karena sudah ada pakemnya. Secara gamblang, bila kenari menyanyikan ‘lagu mati’ akan tersingkir dari arena kontes. Lagu harus melantun dengan baik dan komplit. Berhenti di tengah atau bernyanyi tidak komplit tidak diperbolehkan.

Di kontes, kenari dinilai satu per satu. Setiap sangkar diletakkan di atas sebuah meja selama waktu penilaian. Harus ada pencahayaan yang cukup dalam ruang penilaian dan ruangan harus tidak mempunyai jendela. Dalam waktu yang diberikan, setiap kenari harus mencoba kehandalannya. Setiap kenari dinilai oleh tim juri yang jumlahnya ganjil (minim 3 juri).

Lagu kenari Rusia dinilai dengan sistem total nilai 70. Angka setiap poin yang diraih oelh seekor burung akan dijumlah dan dibagi dengan jumlah juri. Kenari dengan total nilai 37-44 poin dianggap bagus, antara 45-50 sangat bagus dan antara 51-60 adalah sempurna. Perlu diketahui hanya sekali waktu ditemukan burung dengan nilai lebih dari 54 poin.

Kontes kenari Rusia dimulai di Rusia pada pertengahan abad ke-19. Saat ini setiap tahun, Negara-negara bekas Uni Soviet berkompetisi di kota-kota besar seperti Moscow (Rusia), Kiev (Ukraina) dan Minsk (Belarus).

sumber : www.kicaumania.org

Dipublikasi di Kenari | Tinggalkan komentar

STAFFORD CANARY

ASAL MULA KENARI STAFFORD

Pada akhir tahun 1970an di Inggris, tepatnya di daerah Staffordshire, sekelompok pecinta kenari berkumpul dan membincangkan kemungkinan mencetak jenis kenari baru hasil persilangan, yang dinamakan crested red/rose bird. Pada waktu itu ditetapkan untuk mencetak jenis burung kenari yang baru red/rose dengan panjang 5 inch dengan jambul yang sempurna seperti jambul pada burung kenari asli Inggris lainnya. Mereka sadar bahwa jenis ini telah ada di daratan Eropa (Deutsche Koife). Secara sederhana, Stafford Canary adalah kenari berwarna merah dengan adanya corak Crest. Pakem kenari ini telah dibuat untuk membantu dan mengarahkan pecinta dan peternak kenari sebagai standar yang perlu diciptakan di jenis baru ini. Pecinta maupun peternak jenis ini termasuk peternak terkenal yakni Peter Finn, Jack Askins dan lain-lain.
Pada tahun 1987 Zoe Finn (kemenakan Peter Finn) mengkonteskan di Perry Hill di kota Birmingham, Inggris. Waktu berlalu dan sesudah itu kenari ini dikenal sebagai Stafford Canary. Kenari ini diternakkan berdasarkan artikel yang dimuat di majalah Cage and Aviary Birds.
Tahun 1990, Stafford Canary Club (SCC) mendaftar untuk menjadi anggota Canary Council of Great Britain dan kenari Stafford dimasukkan dalam kelas jenis baru. Kenari ini adalah kenari yang diterima menjadi kenari jenis baru setelah jenis Fife Fancy pada tahun 1950an.
Awal tahun 1990an adalah era yang berpengaruh besar pada para peternak di dunia, termasuk peternak Amerika yang ingin membantu perkembangan jenis kenari Stafford. Adalah George Gay yang selalu berkoresponden dengan SCC dan George Gay akhirnya mendirikan Stafford Canary Club of America dan menjadi ketuanya.

Juga di awal tahun 1990an, gambar asli tentang standar kenari Stafford dibuat oleh Dr. Achmed El Soussi. Dia membuat 6 gambar tangan tentang hal ini, tiga di antaranya kemudian dipresentasikan dan diangap sebagai standar SCC, yang otomatis juga dipakai oleh SCCA.
Rasa ingin mengembangkan kenari Stafford bertambah seiring dengan waktu dan kenari Stafford terlihat di kontes utama di Inggris dan Amerika, hal ini ditandai dengan semakin bersatunya para peternak dengan menjadi anggota SCC. Pada tahun 1991 National Cage Bird in America, kontes burung tingkat nasional di Amerika, mengadakan sebuah rapat penting bagi para pecinta dan peternak kenari Stafford. Hasil menggembirakan diraih ketika di tahun berikutnya, standar baku kenari Stafford telah ditetapkan untuk Amerika, yang tentunya mengadaptasi standar SCC.
Sepanjang tahun 1990an, standar selalu mengalami perubahan untuk kemajuan, termasuk standar baru untuk betina kenari Stafford warna mosaic. Akhir tahun 1990an, disetujui untuk memperbolehkan kenari Stafford yang tidak mempunyai jambul (plain head) di arena kontes, sebelum itu hanya kenari Staffor berjambul yang diperbolehkan mengikuti lomba. Penny Berrill-lah yang menggambar standar kenari Staffor plein head. Di Inggris, kenari Stafford plain head boleh mengikuti lomba untuk meraih penghargaan di kelas jenis plain head, tetapi tidak dapat meraih Best Stafford Award, penghargaan ini hanya akan dimenangkan oleh jenis crest.

2. STANDAR STAFFORD CANARY
2.1. APA ITU STAFFORD CANARY
Beberapa tahun seperti yang telah ditulis di atas, standar Stafford Canary selalu diperbarui untuk kesempurnaan. Hal ini tentunya akan membingungkan dan dapat mengakibatkan kesalah-pahaman bagi peternak yang belum berpengalaman.

Proses standarisasi adalah sesuatu yang akan berguna, membantu untuk mengurangi kebingungan dan kesalah-pahaman. Stafford Canary Club mendeskripsikan standar yang dapat berguna secara tertulis atau verbal untuk mendeskripsikan apa itu Stafford Canary.
Secara sederhana untuk mendeskripsikan Stafford Canary, dapat menggunakan kalimat di bawah ini:
a. Lihat bentuk kepala: Apakah crested (berjambul) atau non-crested/pleinhead (tidak berjambul). Jika berjambul: apakah jambulnya sama dengan warna badan (clear), apakah jambul mempunyai dua warna seperti ubanan (grizzled) atau berwarna gelap tetapi badan berwarna terang (dark)?
b. Apakah warnanya frosted (ada warna putih di ujung bulu) atau non-frosted (tidak ada warna putih di ujung bulu)? Jika non-frosted, idealnya tidak ada warna putih di ujung bulu. Jika frosted, berapa kadarnya: ringan, sedang atau pucat sekali?
c. Apakah burungnya clear (berwarna cerah tanpa ada warna melanin pada bulunya), ticked (ada flex) ataukah variegated (di sini disebut bont yang banyak warna cerah)?

d. Warna dasarnya red atau rose?

e. Jika berwarna melanin (biasa berwarna gelap – di bulu ada warna hitamnya, missal: bulu hijau, di tengah bulu ada warna hitamnya), apakah self (satu warna), foul (burung warna gelap yang mempunyai maksimal 3 helai warna cerah di sayap atau ekornya) atau 3/4 dark (di sini disebut bont yang banyak warna gelapnya). Yang termasuk warna melanin adalah: Brown, Bronze, Agate, Isabel, Pastel, Ino, Opal, Satinette.

f. Apakah berwarna mosaic?

Dipublikasi di Kenari | Tinggalkan komentar