PEMANFAATAN MIKROKONTROLER AT89S52 SEBAGAI PLC

1.Dalam PLC ini, “carry” dalam mikrokontroler digunakan sebagai “acumulator” bit dalam setiap proses instruksi. Sehingga data “carry” harus disimpan terlebih dulu apabila akan dipergunakan instruksi-instruksi assembler yang mempengaruhi kondisi “carry” dan mengembalikan data “carry” setelah instruksi dijalankan.

2. Data cacahan pada fasilitas counter disimpan dalam memori sementara (RAM) yang akan hilang apabila listrik padam dan memulai mencacah dari awal saat listrik kembali hidup.

3. Transfer program ke PLC menggunakan mode “Page Mode” yang akan menuliskan data ke-0 sampai dengan data ke-255 untuk setiap instruksi, sehingga lamanya proses pengiriman program dengan ukuran 1 byte akan sama dengan pengiriman program dengan ukuran 255 byte

4. Pada saat transfer program ke dalam PLC, sofware MikroPLC mempergunakan procedure TUNDA dengan metode loopping, sehingga kecepatan transfer program juga akan dipengaruhi oleh kecepatan dari komputer yang digunakan.

Selengkapnya Download disini

Tentang ariefsadja

------------------
Pos ini dipublikasikan di Electronic Engineering. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s