PEMBAGI DAYA INSTALASI RUMAH KOS UNTUK BEBERAPA RUANGAN DENGAN PENGATURAN DAYA ELEKTRONIK

Masalah keamanan dan kenyamanan yang disebabkan oleh arus beban
lebih merupakan salah satu hal yang sangat penting pada pengguna daya listrik.
Tanpa adanya sistem pengaman dan kontrol yang memadai, berbagai gangguan
yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal pada sistem tidak dapat
diatasi dengan baik. Akibatnya, sering terjadi pemutusan aliran arus listrik pada
instalasi rumah karena terjadi beban lebih. Beberapa permasalahan yang ada
penggunaan daya listrik anak kos, mengalami permasalahan pemutusan aliran
listrik pada semua titik akibat terjadi beban lebih pada ruangan tertentu sehingga
aktifitas penggunaan daya listrik terganggu, khususnya aktifitas pengerjaan tugas
paper perkuliahan menggunakan komputer. Beberapa kasus juga terjadi sulitnya
penambahan pemakaian beban yang menunjang aktifitas karena penambahan
penggunaan beban mempengaruhi tarif pembayaran listrik anak kos dan adanya
kecemburuan antar anak kos terhadap pemakaian daya listrik yang penggunaanya
tidak secara transparan.
Walaupun pada kenyataannya, pembagi daya listrik umumnya sudah
memiliki sistem keamanan, namun sistem keamanan itu masih berupa thermis dan
mekanik. Terkadang pembatasan arus pada pembagi daya listrik konvensional
tidak sesuai dengan batas arus yang tertera pada masing-masing komponen
pembagi daya listrik akibatnya pemutusan aliran listrik tidak secara tepat. Pada
pembagi daya listrik konvensional Sebuah bimetal digunakan sebagai pemutus
aliran listrik yang setiap peralatan listik maupun elektronik sudah memiliki sistem
keamanan. Tetapi sistem keamanannya masih bersifat thermal dan mekanis. Dan
biasanya memiliki sifat yang kurang sensitif, sehingga tidak menutup
kemungkinan terjadinya kerusakan pada sistem yang diamankan ketika terjadi
gangguan beban lebih. Sedangkan syarat-syarat yang harus dimiliki oleh sistem
pengamanan adalah selektivitas, stabilitas, kecepatan operasi, sensitivitas
(kepekaaan), respon yang tinggi dan pertimbangan ekonomis (B.M. Weedy,
1988).
Oleh karena itu, dibutuhkan sistem pengaman yang dapat bekerja secara
cepat, tepat serta dapat selalu mendeteksi perubahan arus dan tegangan yang tidak
normal dan selanjutnya apabila telah terdeteksi, peralatan itu langsung membuka
CB-CB/relay. Sehingga, gangguan-gangguan yang disebabkan oleh arus yang
besar dan juga kemungkinan hilangnya sinkronisme dapat membuka secara cepat.
Dan kemudian secara otomatis dapat menutup kembali rangkaian.
Sistem pengamanan seperti ini hanya dapat dilakukan secara elektronis,
salah satunya dengan memanfaatkan IC mikrokontroler. Mikrokontroler sebagai
teknologi baru, yaitu teknologi semikonduktor dengan kandungan transistor yang
lebih banyak namun hanya membutuhkan ruang yang kecil, lebih fleksibel karena
dengan menggunakan mikrokontroler maka perubahan pada sistem dapat
dilakukan hanya dengan mengubah program dari mikrokontroler itu sendiri.
Secara sederhana mikrokontroler merupakan suatu IC yang didalamnya berisi
CPU, ROM, RAM dan I/O. Dengan adanya CPU tersebut, maka mikrokontroler
dapat melakukan proses berfikir berdasarkan program yang telah diberikan
kepadanya untuk suatu aplikasi tertentu saja yakni hanya satu program saja yang
bisa disimpan. Tidak seperti sistem komputer, yang mampu menangani berbagai
macam program aplikasi misalnya pengolahan kata, pengolahan angka dan lain
sebagainya.
Berdasarkan alasan-alasan yang telah dikemukakan, maka penulis ingin
merancang bangun suatu sistem pembagi daya untuk beberaapa ruangan dengan
pengaturan daya elektronis yang terintegrasi dengan teknologi mikrokontroler
guna dapat mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada pada sistem pengaman
biasa maupun sistem pengaman elektronik umumnya dalam mengamankan arus
beban lebih dengan judul : PEMBAGI DAYA INSTALASI LISTRIK RUMAH
KOS UNTUK BEBERAPA RUANGAN DENGAN PENGATURAN DAYA
ELEKTRONIK. Keunggulan yang dapat diamati dari pengaman elektronis ini
adalah kepekaannya yang tinggi terhadap perubahan arus dan respon yang tinggi
saat terjadi beban lebih maupun arus pendek serta sistem pengaturan daya tiap
ruangan. Pengaturan penggunaan daya tiap ruangan dilakukan menggunakan
remote control sebagai keypad jarak jauh dan diinformasikan pada display yang
terdapat pada peralatan tersebut yakni berupa modul LCD type M1632 untuk
mempermudah proses pengaturan.

 

Untuk lihat lebih lanjut Download disini

Tentang ariefsadja

------------------
Pos ini dipublikasikan di Electronic Engineering. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s