STAFFORD CANARY

ASAL MULA KENARI STAFFORD

Pada akhir tahun 1970an di Inggris, tepatnya di daerah Staffordshire, sekelompok pecinta kenari berkumpul dan membincangkan kemungkinan mencetak jenis kenari baru hasil persilangan, yang dinamakan crested red/rose bird. Pada waktu itu ditetapkan untuk mencetak jenis burung kenari yang baru red/rose dengan panjang 5 inch dengan jambul yang sempurna seperti jambul pada burung kenari asli Inggris lainnya. Mereka sadar bahwa jenis ini telah ada di daratan Eropa (Deutsche Koife). Secara sederhana, Stafford Canary adalah kenari berwarna merah dengan adanya corak Crest. Pakem kenari ini telah dibuat untuk membantu dan mengarahkan pecinta dan peternak kenari sebagai standar yang perlu diciptakan di jenis baru ini. Pecinta maupun peternak jenis ini termasuk peternak terkenal yakni Peter Finn, Jack Askins dan lain-lain.
Pada tahun 1987 Zoe Finn (kemenakan Peter Finn) mengkonteskan di Perry Hill di kota Birmingham, Inggris. Waktu berlalu dan sesudah itu kenari ini dikenal sebagai Stafford Canary. Kenari ini diternakkan berdasarkan artikel yang dimuat di majalah Cage and Aviary Birds.
Tahun 1990, Stafford Canary Club (SCC) mendaftar untuk menjadi anggota Canary Council of Great Britain dan kenari Stafford dimasukkan dalam kelas jenis baru. Kenari ini adalah kenari yang diterima menjadi kenari jenis baru setelah jenis Fife Fancy pada tahun 1950an.
Awal tahun 1990an adalah era yang berpengaruh besar pada para peternak di dunia, termasuk peternak Amerika yang ingin membantu perkembangan jenis kenari Stafford. Adalah George Gay yang selalu berkoresponden dengan SCC dan George Gay akhirnya mendirikan Stafford Canary Club of America dan menjadi ketuanya.

Juga di awal tahun 1990an, gambar asli tentang standar kenari Stafford dibuat oleh Dr. Achmed El Soussi. Dia membuat 6 gambar tangan tentang hal ini, tiga di antaranya kemudian dipresentasikan dan diangap sebagai standar SCC, yang otomatis juga dipakai oleh SCCA.
Rasa ingin mengembangkan kenari Stafford bertambah seiring dengan waktu dan kenari Stafford terlihat di kontes utama di Inggris dan Amerika, hal ini ditandai dengan semakin bersatunya para peternak dengan menjadi anggota SCC. Pada tahun 1991 National Cage Bird in America, kontes burung tingkat nasional di Amerika, mengadakan sebuah rapat penting bagi para pecinta dan peternak kenari Stafford. Hasil menggembirakan diraih ketika di tahun berikutnya, standar baku kenari Stafford telah ditetapkan untuk Amerika, yang tentunya mengadaptasi standar SCC.
Sepanjang tahun 1990an, standar selalu mengalami perubahan untuk kemajuan, termasuk standar baru untuk betina kenari Stafford warna mosaic. Akhir tahun 1990an, disetujui untuk memperbolehkan kenari Stafford yang tidak mempunyai jambul (plain head) di arena kontes, sebelum itu hanya kenari Staffor berjambul yang diperbolehkan mengikuti lomba. Penny Berrill-lah yang menggambar standar kenari Staffor plein head. Di Inggris, kenari Stafford plain head boleh mengikuti lomba untuk meraih penghargaan di kelas jenis plain head, tetapi tidak dapat meraih Best Stafford Award, penghargaan ini hanya akan dimenangkan oleh jenis crest.

2. STANDAR STAFFORD CANARY
2.1. APA ITU STAFFORD CANARY
Beberapa tahun seperti yang telah ditulis di atas, standar Stafford Canary selalu diperbarui untuk kesempurnaan. Hal ini tentunya akan membingungkan dan dapat mengakibatkan kesalah-pahaman bagi peternak yang belum berpengalaman.

Proses standarisasi adalah sesuatu yang akan berguna, membantu untuk mengurangi kebingungan dan kesalah-pahaman. Stafford Canary Club mendeskripsikan standar yang dapat berguna secara tertulis atau verbal untuk mendeskripsikan apa itu Stafford Canary.
Secara sederhana untuk mendeskripsikan Stafford Canary, dapat menggunakan kalimat di bawah ini:
a. Lihat bentuk kepala: Apakah crested (berjambul) atau non-crested/pleinhead (tidak berjambul). Jika berjambul: apakah jambulnya sama dengan warna badan (clear), apakah jambul mempunyai dua warna seperti ubanan (grizzled) atau berwarna gelap tetapi badan berwarna terang (dark)?
b. Apakah warnanya frosted (ada warna putih di ujung bulu) atau non-frosted (tidak ada warna putih di ujung bulu)? Jika non-frosted, idealnya tidak ada warna putih di ujung bulu. Jika frosted, berapa kadarnya: ringan, sedang atau pucat sekali?
c. Apakah burungnya clear (berwarna cerah tanpa ada warna melanin pada bulunya), ticked (ada flex) ataukah variegated (di sini disebut bont yang banyak warna cerah)?

d. Warna dasarnya red atau rose?

e. Jika berwarna melanin (biasa berwarna gelap – di bulu ada warna hitamnya, missal: bulu hijau, di tengah bulu ada warna hitamnya), apakah self (satu warna), foul (burung warna gelap yang mempunyai maksimal 3 helai warna cerah di sayap atau ekornya) atau 3/4 dark (di sini disebut bont yang banyak warna gelapnya). Yang termasuk warna melanin adalah: Brown, Bronze, Agate, Isabel, Pastel, Ino, Opal, Satinette.

f. Apakah berwarna mosaic?

Tentang ariefsadja

------------------
Pos ini dipublikasikan di Kenari. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s